Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Venturas

Venturas

BERSAMBUNG Chace : Kangen kamu :v
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 110 Beses bilang cemoro kandang
Read
+Library
Kamu yang Menolakku, Kenapa Kamu Menangis?

Kamu yang Menolakku, Kenapa Kamu Menangis?

Malam itu, Leo tiba di Kota Fello. Kota Fello adalah ibu kota Negara Cemara. Tidak peduli betapa beraninya Hasan dan Jasron, mereka tidak berani bersikap semena-mena di sini. Satu-satunya yang perlu diwaspadai adalah Keluarga Wandyasti. Keluarga Wandyasti dikenal sebagai keluarga pertama di Negara Cemara. Mereka sangat kuat. Mereka juga memiliki banyak master Alam Guru Besar. Selain itu, mereka sangat kuat dan tidak boleh diremehkan.
9.372.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.7K Beses bilang cemoro kandang
Read
+Library
Melati di Kubangan

Melati di Kubangan

"Om, aku ingin berterus terang tentang sesuatu." Sore itu Ratih dan Jamal berada di kandang ayam di belakang rumah yang baru selesai dipugar tempo hari. Kandang ayam itu kini menyerupai gubuk kecil. Di dalamnya bahkan ada balai bambu mungil yang bisa digunakan untuk duduk - duduk. Ini adalah kali pertama mereka menikmati kebersamaan di tempat itu, menggunakan kesempatan sewaktu Ratih datang mengantar pakan sore untuk ayam - ayamnya.
643 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 24 Beses bilang cemoro kandang
Read
+Library
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

aku berbisik memanggil, "Kenzy, could you listen to me? It is me, Anyelir!" Meskipun tanpa sahutan, aku melanjutkan bisikanku, "Kenzy, bangun. Rumah Boneka menunggu kita, Kenzy. Kamu rindu nggak, tidur di dalam kelambu merah jambuku? Eh, kita … Iya, itu sudah menjadi kelambu merah jambu kita sekarang. Kamu kangen nggak, makan vegetables pizza buatanku? Pecel, kacang bawang, corn sup … By the way jadi kan, ngajakin aku camping di pantai Volendam? Nilai sekolah bahasa Belandaku A loh, Kenzy. Sungguh! Mas---"
1020.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 531 Beses bilang cemoro kandang
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Kata Anton Pak Ardi yang sudah tidak peduli dengan jalan yang harus dia tempuh demi menggapai cita-citanya, langsung menjawab dengan sangat antusias. “Kalau memang itu jalan keluarnya, aku ikut,” Kata Pak Ardi dengan sedikit bersemangat. “Kita akan melakukan ritual Di, ritual dengan para makhluk di suatu gunung di selatan, ritual yang bernama kandang bubrah. ” *** Kandang bubrah, mungkin bagi sebagian orang yang tidak bersentuhan dengan hal-hal yang gaib tidak akan mengetahui hal ini, karena ritual ini adalah ritual yang jarang terjadi sekarang.
9.8682.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 27.3K Beses bilang cemoro kandang
Ipakita ang mga Review (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Basahin ang Lahat ng Review
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

Ardian menghembuskan napasnya dengan kasar, ia memgenggam erat ponselnya dengan kencang. Oma Mora menyambut kedatangan keluarga Aidin, keluarga yang masih memiliki keturunan darah biru dari kerajaan keraton di Jawa Tengah. "Assalamualaikum, Jeng Mora? Apa kabar?" tanya wanita tua dengan penampilan memakai baju kebaya berwarna kuning khas jawa dengan kain batik berwarna coklat hitam tidak lupa rambutnya yang terpasang sanggul berwarna hitam kecoklatan.
1013.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 539 Beses bilang cemoro kandang
Read
+Library
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

Dan memang tak salah Aida mengagumi suaminya. Ada taman bunga yang cukup luas dan ini bisa menjadi spot foto yang sangat cantik dengan bale-bale sebagai tempat mereka bersantai dan menikmati makanan yang bisa dipesan di restorannya. Selain itu, untuk mereka yang punya anak dan ingin memperkenalkan hewan-hewan di sana juga terdapat peternakan yang cukup cantik. Ada kandang kelinci yang juga terlihat sangat cantik dengan pagar warna-warninya, lalu beberapa binatang lain yang biasa ada di peternakan bahkan mereka juga bisa meminum susu sapi murni yang sapinya juga didatangkan oleh Reiko untuk melengkapi sarana edukasi di tempat itu. Bukan kaleng-kaleng, sapi dari penangkaran di Lembang dan sapi
966.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang cemoro kandang
Ipakita ang mga Review (9)
Read
+Library
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Basahin ang Lahat ng Review
Senandika

Senandika

“Lo duduk duluan aja, Van. Gue mau beli cemilan dulu di kantin. Tunggu, ya?” Setelah itu Shera mengambil langkah besar menuju kantin, meninggalkan Jevan yang berdiri canggung di tengah lapangan basket. Cowok itu terkekeh sambil menggelengkan kepalanya kemudian duduk di kursi yang berada di pinggir lapangan basket. Spot yang sangat disukai semua siswa sekolah mereka karena terletak di bawah pohon yang sangat rindang.
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 80 Beses bilang cemoro kandang
Read
+Library
KEMBARAN DEWA PERANG

KEMBARAN DEWA PERANG

Di tengah kerumunan ras iblis, sebuah suara muncul, "berani sekali kau menghabisi para kesayangan baruku..? " Seorang ras iblis berwarna merah, dengan kedua gigi tajam yang panjang dan mata yang sangat besar berjalan dan keluar dari kerumunan. Dia adalah Cecar, salah satu kepercayaan dari iblis merah. "Oh ternyata Cecar," tanpa rasa takut Luhan kembali berkata, "bukankah aku sudah pernah bilang jangan mengganggu dunia yang aku jaga, dan kalian masih saja merusak dunia yang aku jaga."
101.6K viewsOn holdIdinagdag sa Library 31 Beses bilang cemoro kandang
Read
+Library
Kaisar Dewa Gombal

Kaisar Dewa Gombal

Tiga puluh detik kemudian, Bagas Surolegowo berjongkok di dalam kandang Cempaka, diapit antara dinding kayu, dan seekor kuda tua yang mendengus tidak senang atas tamu tak diundang di rumahnya. Lurah Kandang berjongkok di sebelahnya dengan wajah putih seperti kapas. Cempaka berdiri di sudut kandang, menatap keduanya dengan tatapan yang kalau bisa diartikan kira-kira berbunyi, ini kandangku bukan tempat persembunyian kalian. Bagas menatap balik dengan tatapan yang tidak kalah ekspresif, yang kira-kira berbunyi, tolong jangan rusak suasana.
556 viewsOngoingIdinagdag sa Library 17 Beses bilang cemoro kandang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status