Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan

Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan

Jawab Alex dengan sangat sumringah. "Sangat murahnya berapa?" Tanya bapak, kepo. "Lima ratus juta Pak!" "Hah! Murah itu? Lahan dimana memang?" Tanya bapak agak terbengong. "Kampung sebelah, berbatasan dengan kolong." (Kolong adalah bahasa untuk daerah mereka, itu seperti danau yang terbentuk dari bekas galian tanah Excavator. Dikatakan, kolong ini adalah bekas pertambangan timah. Kolong dapat dijumpai di Daerah Bangka dan sekitarnya. Begitu banyak dan hampir setiap daerah ada!)
9.7205.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai cemoro kandang
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
Nur Hidayah
jd kasian sama ibu Rita, tapi biarlah dulu biar jadi pelajaran buat bu Rita dan silvia supaya tidak menilai orang dari luarnya saja. semangat mia, semua kesedihan dan penghinaan selama ini terbayarkan oleh suamimu gara.
anitasaja0086
Novel ini berbeda dari yang lain. Tak ada dendam didalamnya. Yang buruk berakhir baik. Terimakasih Thor. Novel pertama' yang saya baca di apk ini. karena sangat penasaran dengan promo disosmed. Dan ternyata tak kecewa membacanya. Puas banget.
Baca Semua Ulasan
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

"Ku-kunti influencer? A-apa itu maksudnya, Kak?" "Ya... hantu lokal kita yang suka nongkrong di toilet rumah sakit ini," jawab Gracya santai sambil tersenyum kecil. "Dia nggak berbahaya kok, cuma suka eksis aja. Lucunya, dia suka ngajak ngobrol gitu, padahal topiknya sama terus, bayi lucu." Chandra menatap Gracya dengan tatapan tidak percaya. "Kakak bercanda kan? Hantu mana ada yang suka main I*******m? Kakak sudah pernah ditemui gituan?"
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai cemoro kandang
Baca
+Pustaka
CINTA SEPARUH JIWA

CINTA SEPARUH JIWA

Udaranya begitu sejuk. Benarkah ini kawasan Cemoro Kandang? Melihat dari lokasinya, kawasan ini terletak di daerah selatan padang rumput Oro-oro Ombo. Kelompok hutan Cemoro Kandang ini masuk dalam gugusan Gunung Kepolo (3.022 mdpl) yang juga merupakan hutan yang bervegetasi cemara gunung (Casuarima junghuhniana) dan paku-pakuan. Konon kawasan itu termasuk jalur terberat dan terpanjang. Medannya menanjak terus dan sungguh menguras stamina.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai cemoro kandang
Baca
+Pustaka
Pria 'Shift Malam'

Pria 'Shift Malam'

Rey sampai belepotan lumpur, tapi pemuda nekat ini tak hiraukan itu semua, ingat jasa Bang Amang hingga bikin dia jadi begini, membuat Rey pantang surut! “Itu markasnya Ndan,” tunjuk Kulo ke sebuah bangunan lumayan besar berbahan kayu, saat mereka tiba hari sudah mulai sore. “Baiklah, kita istirahat dulu, malam saja kita beraksi, agar tidak ketahuan penjaganya,” saran Rey, Kulo pun mengangguk. Sambil menikmati rokok, Kulo bercerita perusahaan batubara ini di miliki orang Jakarta.
1061.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai cemoro kandang
Baca
+Pustaka
Raja Agung Nayaka Manggala

Raja Agung Nayaka Manggala

Pembantaian tidak lagi terhindarkan dan kuil iblis di Alam Khayangan akhirnya musnah. *************** Alam Bumi Kencana bagian Selatan, dereten pegunungan di dekat perguruan Cakra Kembar, beberapa orang remaja tengah berjalan menyusuri jalan bertebing. "Apakah benar hewan itu ada di sini? Rasanya kita sudah semakin jauh." tanya seorang remaja yang berada di belakang remaja paling depan. Gentala Surendra—remaja paling depan yang memimpin jalan, menoleh ke arah belakang sembari menatap pada temannya yang barusan bertanya tersebut.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai cemoro kandang
Baca
+Pustaka
Cindaku Sang Penguasa

Cindaku Sang Penguasa

Lantas dia menghampiriku Dwara dan membincangkan sesuatu padanya. "Benar juga. Aku hampir lupa." Entah apa yang dibicarakan, namun Dwara sontak mengatakan itu. "Kalian bertiga. Setelah sampai di perbatasan pegunungan Cimungkal nanti, kalian singgahlah di salah satu padepokan. Namanya padepokan kalong. Bangunan itu memiliki ciri khas patung kelelawar di depan gerbangnya. Masuk dan temui Sesepuh di sana," perintah Dwara.
1019.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 433 kali sebagai cemoro kandang
Baca
+Pustaka
Tertawan Gairah CEO Arogan

Tertawan Gairah CEO Arogan

Jack garuk-garuk. Jack masih terus berusaha mengingat nama toko toserba di pusat kota itu. "Oh, aku tau itu seperti toko toserba di pusat kota kan?" Jack berjalan di depan mereka, "Iya, aku lupa namanya..." "Itu toko KaDeWe." sahut Kimberley. Rico melebarkan matanya, "Nah itu namanya, hehehe." "Kalian lupa ya..." Kimberley sambil berjalan, "Tolong bawakan..." Kimberley membenahi barangnya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai cemoro kandang
Baca
+Pustaka
Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

“Kita harus meminimalisir kemungkinan terlacak oleh para Cerecza.” “Aku tidak mengerti bagaimana cara kalian melakukan pembiusan pada Cerecza?” tanya Nod. “Bahan bakar Cerecza didapat dari tambang di dekat Luzav. Dengan mengganti bahan pengolahan energi mereka, para Cerecza itu tidak akan beroperasi lebih dari enam jam,” terang Brevis. “Kau yakin tentang hal itu?” tanya Fibrela. “Maksudku, kenapa tidak kita sendiri saja yang melakukannya?”
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai cemoro kandang
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Dan kali ini, mereka bukan hanya pemburu. Itu adalah ancaman. Lokasi: Kazakhstan, 75 km dari perbatasan Rusia. dingin. Salju menutupi tanah seperti lembaran kematian putih. Di perbincangan, pabrik tua berasap hitam bekas fasilitas kimia era Soviet kini menjadi markas baru Cerberus. Adrian memandang lewat teropong termal. "Enam penjaga di luar. Tapi aku yakin mereka punya lebih banyak di dalam."
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai cemoro kandang
Baca
+Pustaka
KEMELUT CINTA

KEMELUT CINTA

Aku justru merasa malu karena seperti membongkar aib keluarga. Angkot kami berhenti di sebuah terminal bayangan di pinggiran kota Bogor. Terminal itu berada di belakang sebuah hotel yang menawarkan nuansa villa. Tapi keindahan itu hanya berada di dalam tembok villa. Terminal bayangan tempatku turun jauh dari kata indah. Malah yang ada kesan kumuh dan kotor di tengah wilayah pemukiman warga.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai cemoro kandang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status