Dilamar Nenek-nenek
"Ya, karena atasan yang super nyebelin. Kok, ada sih cewek kayak gitu. Judesnya minta ampun. Udah gitu, suka nuduh yang nggak-nggak."
"Mas, aku cemburu, lho?" Venya membubuhkan emoticon sedih dengan kelopak mata digenangi air.
"Eh, kok, gitu?"
"Iyalah. Siapa yang nggak cemburu kalau cowok yang disuka malah ngomongin cewek lain di depannya. Asal Mas tahu, ya. Batas antara benci dan cinta itu tipis banget." Kembali, Venya membubuhkan emoticon seperti tadi, wajah hampir menangis Karena sedih.
Hot Chapters