Selubung Memori
Kami duduk di sebuah bangku kosong di sebuah tempat mirip pusat tumbuhan—yang disebut Bibi sebagai, “Taman kota.”
Bibi menagih cerita misiku. Kuputuskan menceritakan semuanya. Bibi tahu seperti apa aku saat misi, jadi saat aku mencoba membuat misiku tak terkesan seram untuknya, Bibi justru menuntut, “Katakan apa adanya. Kalau tebas leher, ya, tebas leher. Bibi ini ibumu, tapi Bibi juga mantan pejuang garis depan. Bibi pernah lihat langsung kondisi leher ditebas.” Jadi, aku menceritakan semuanya apa adanya yang bahkan sampai ke titik kondisi kematian Koba dan temannya. Di titik itu, Bibi agak mengendurkan pandangan seolah lega dan gembira untukku, padahal jelas-jelas aku bercerita soal diriku
Capítulos Populares