Holiday to Wedding Day
"Baik-baik di sana ya, Dek? Tenang, damai. Bahagia. Kamu orang yang baik, sabar nrima. Diselingkuhi istri sampai harus meregang nyawa pun kamu ikhlas. Memang jahat banget kok Dek Rumi itu. Nggak tahu diri. Masa, sudah tahu selingkuhannya mau berbuat jahat kok malah diam saja? Oalah Dek, Dek. Semoga kamu diberikan Surga terindah."
Aku yang duduk di sebelah Budhe jelas terkejut. Shocked kuadrat. Ya ampun, baru satu minggu kehilangan Batik eh sudah harus menelan kenyataan yang jauh lebih pahit lagi. Sayang, Budhe hanya diam dan menangis saat aku meminta konfirmasi. Mungkin sebenarnya Budhe tidak sengaja menyeret kembali cerita paling menyedihkan, menyakitkan dan menghancurkan itu ke permukaan.
Hot Chapters