Panasnya Dendam di Ranjang Pengantin
"Marissa, bertahun-tahun hidup bersama, kamu selalu menuduhku, mencurigaiku, tak disangka kamu juga akhirnya berani melakukann ini?"
"Pa! Dengar dulu penjelasan Mama! Mama nggak tahu siapa pria itu! Sekalipun papa selingkuh, membawa wanita lain ke rumah berkali-kali... Mama nggak pernah bermain dengan laki-laki lain, Pa!"
"Selama ini aku menutup mata atas semua kebodohanmu," kata Dusan pelan, tetapi setiap kata terasa seperti tekanan yang menyesakkan. "Namun kali ini kau benar-benar melewati batas."