Pembantuku di Atas Ranjang Suamiku
"Halah, alasan buat pengobatan Ibu. Paling pengobatan Ibu habis sekitar sepuluh dua puluh jutaan. Ngapain sampai harus jual rumah segala. Kan Mas bisa kali nyari duit segitu mah. Dasarnya saja Mas Alex nggak becus, mencari kesempatan dalam kesempitan, dan sengaja menjual rumah itu demi menyenangkan perempuan nggak guna itu. Pokoknya aku nggak terima ya, Mas. Rumah itu harus kembali dan dikasih ke aku. Titik!"
"Terserah kamu, Ran. Mas sudah pusing menghadapi semua cobaan. Mas lelah menanggung beban hidup sendiri, sementara kamu hanya bisa menyalahkan saja!" Melenggang pergi meninggalkan Rani, berdiri di pojok lorong hingga tanpa sadar tubuh ini sudah merosot dan bersimpuh di permukaan lantai.