Sentuhan Panas Papa Tiri Suamiku
Ada guratan otot samar, bukan kekar berlebihan, tapi cukup untuk menegaskan kharisma pria matang.
Rinoa menelan ludah, matanya tak sengaja terpaku. Tubuhnya sendiri justru memanas saat menyadari tatapan itu terlalu lama bertengger. Ini bukan pertama kali Rinoa melihat ini, kan? Waktu jemput di hotel juga mertuanya hanya memakai handuk, ditambah saat papa Barra ketahuan video call mesum dan juga waktu menjadikan Rinoa fantasinya di kamar mandi.
“Kenapa, Noa?” Barra menoleh sambil menyampirkan kemejanya di kursi. “Kenapa bengong begitu lihat Papa?” Nada bicaranya tenang, namun ada guratan godaan halus.