POLIGRAF
Sudah cukup lama Fatih menanti tapi tidak ada satupun polisi yang timbul, baik polisi yang menginterogasinya tempo hari, polisi malang yang menjadi korban gigitan ibunya, ataupun polisi berwajah sadis yang jaket bombernya belum diganti-ganti.
Tengah asyik mengarang-ngarang kisah tentang sebab belum ada polisi yang datang, pintu mendadak terbuka. Polisi berwajah sadis, masih dengan jaket bombernya yang sudah bosan dilihat Fatih, kalau tidak salah ingat namanya Sakil, mendekati meja di hadapan kursi Fatih dan duduk di satu-satunya kursi kosong yang teronggok, berhadapan dengan Fatih yang mencoba menampilkan wajah tenang.
Polisi itu sedang serius memelototi beberapa lembar kertas di tangannya,
الفصول الرائجة