Cinta Terlarang
jawab Rara ala kadarnya kemudian bangkit menuju loker bersama dengan Ona dan Nafa.
“Sampel lo masih banyak, Na?” tanya Nafa membuka percakapan sambil menunggu loker sedikit sepi. Ukuran loker di laboratorium ini memang cukup kecil sehingga jika waktu istirahat atau waktu pulang tiba loker akan penuh dan harus antre.
“Banget.”
“Wah, lembur lagi dong, sampai kaya.” Nafa terkekeh pelan.
Ona memutar bola matanya, lembur sih lembur kalau sampai seminggu penuh lembur lama-lama tipes.