Mengembalikan Senyum Bidadari
“Kesakralan malam pertama yang seharusnya kita jalani setelah halal, telah dinodai maksiat. Hingga saat kita berdua di kamar ini dalam keadaan halal, tak ada detak jantung yang menguatkan cinta. Semua terasa hambar.”
Mata Rosa berkaca-kaca, ia ingat betul ketika menikah dengan Pandu. Saat malam pertama, laki-laki itu malah melamun, menyendiri bahkan tak ingin diganggu. Tak ada sentuhan cinta atau malam romantis yang mereka lewati. Hanya kehampaan yang ia dapatkan hingga bertahun-tahun lamanya.