Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sketsa Cinta Arina

Sketsa Cinta Arina

Mereka pun bertegur sapa sebentar. Sesaat kemudian Andre muncul. "Halo, Tante," sapanya ceria. Kami sedikit kaget mendengarnya. "Loh, kok tante? Saya omanya Santi, Mas cakep." "Oh, saya kira mamanya Santi. Masih kelihatan muda kok, Oma," guraunya. Oma langsung memukul lengannya pelan. "Pintar sekali kamu ya, mengambil hati Oma." Oma dan Andre berkenalan sesaat.
1016.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 398 kali sebagai cerita om dan tante
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Teha
Jika berkenan mohon berikan ulasan tentang novel ini agar saya tahu apa yg pembaca sukai/tidak sukai. (Saya "bayi" penulis yg baru belajar berjalan.) Saya terbuka thd kritik & saran yg membangun, yg akan berguna untuk meningkatkan kualitas tulisan saya ke depannya. Sekali lagi terima kasih banyak.
Dwi Setiawati Puralangga
Sukaaa bangettttt... Alur ceritanya bikin ingat masa2 muda dulu.. ........ Dibawa mengenang ke masa itu, dan selalu saja senyum2 sendiri tiap baca.. .......... Intinya sukaaaaa.. ...️...️...️. Makasih ya Teha.. Bikin mood jadi bagus...
Baca Semua Ulasan
Hati yang Terbagi

Hati yang Terbagi

Aku juga mau, eh! "Lala, Om dan Tante ga boleh tinggal bersama. Karena kita belum menikah." Aku mencoba menjelaskan dengan bahasa sederhana, walau bicara dengan anak kecil rasanya membutuhkan skill yang mumpuni agar mereka paham apa yang dibicarakan. "Oooh, jadi, Om dan Tante baru akan menikah?" "Lho, kok?" "Iyaa, karena kata Om ganteng. Tante itu calon istri, Om."
10193.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai cerita om dan tante
Baca
+Pustaka
Aku, Kamu & Buku Nikah

Aku, Kamu & Buku Nikah

Tak lama kemudian Om dan Tante keluar, terkejut melihat kedatangan mereka. "Assalamualaikum," sapa Yua menyalimi mereka sembari tersenyum. Mertuanya. "Waalaikumsalam," jawab mereka lirih. "Ada apa kalian ke sini? Kenapa kalian bisa bareng?" tanya Tante, langsung memberondong dengan pertanyaan. Sementara Om berdehem lalu duduk di sofa. "Duduk dulu." Matanya melirik putranya yang sudah lama tidak ditemui.
1043.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai cerita om dan tante
Baca
+Pustaka
Jebakan Manis Stoking Tante

Jebakan Manis Stoking Tante

"Cukup baik, kami semua rukun kok. Baru-baru ini kelas kami adain darmawisata, seru banget." Senyum lega terpancar di wajah tante. "Baguslah kalau begitu, anak muda memang harus banyak jalan-jalan biar wawasannya luas." Begitulah, kami berjalan pulang sambil terus mengobrol. Hatiku sebenarnya masih dipenuhi rasa penasaran soal hubungan om dan tante, tapi aku paham bahwa ada beberapa masalah yang memang butuh waktu untuk diselesaikan.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai cerita om dan tante
Baca
+Pustaka
menyusui sang pewaris tahta

menyusui sang pewaris tahta

Dia bahkan tega berfikir nyalang pada keponakannya sendiri yang harusnya dia anggap seperti anak sendiri. "Ayolah Zahra, bukannya kamu juga sudah janda. Om ingin sekali menikmati rasanya janda kecil yang cantik sepertimu. Tante Ela sudah tidak mampu lagi membahagiakan om diranjang" ucapnya terengah-engah menahan birahinya yang tak juga ku berikan. Tante Ela adalah istri om darman. Dia juga seorang wanita karir yang sibuk bekerja sama seperti suaminya. Mungkin karena kesibukan masing - masing, om darman tak lagi dapat kepuasan dari istrinya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai cerita om dan tante
Baca
+Pustaka
Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda

Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda

"Aku dan kakakmu nggak akan ikut campur." "Ngomong-ngomong, Om yang diceritakan Daisy semalam sepertinya memang lebih tua darimu, ya?" Sepulang ke rumah semalam, Daisy terus berceloteh kepada Lunara tentang bertemu Tante dan Om barunya. Lunara butuh waktu cukup lama untuk memahami apa yang dimaksud Daisy dengan "Om baru". Di mata Daisy, semuanya memang masih membingungkan. Yang dia tahu hanya satu. Om itu sangat tampan. Tante duduk di kursi penumpang depan mobilnya. Om itu juga menggendongnya pulang supaya nenek tidak kelelahan.
9.8496.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.9K kali sebagai cerita om dan tante
Tampilkan Ulasan (61)
Baca
+Pustaka
Ffy Oyan
hari Minggu kemarin aku sudah baca masuk bab 270 anau masuk ke bab 280 tapi hari ini masuk dan mau lanjutin baca kok kembali ke bab awal.? sedih banget sudah buang banyak koin malah di kembalikan ke cerita awal bab 1...
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Baca Semua Ulasan
Terjepit Tante dan Tiga Sepupu Cantik

Terjepit Tante dan Tiga Sepupu Cantik

"Waktu itu Tante udah bertekad nggak mau kemakan omongan manis cowok mana pun lagi, tapi Pamanmu bisa ngubah cara pandang Tante. Dia bisa buktiin semua janjinya. Bahkan dia nggak tanggung-tanggung kalau ngasih sesuatu, sampai yang nilainya ratusan juta. Dari situ Tante mikir dia emang sungguh-sungguh. Apalagi usia kami beda 15 tahun, Tante yakin dia bisa mengayomi Tante." Tante Miya kembali menambahkan, “Selama kami PDKT, Tante emang nggak pernah banyak tanya soal masa lalu Pamanmu. Bagi Tante, masa lalu ya biarlah berlalu. Tante cuma mau fokus ke masa depan, punya anak, dan hidup bahagia. Sebelum jalin hubungan sama dia, yang Tante tau cuma satu hal, dia duda beranak tiga yang istrinya suda
10134.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai cerita om dan tante
Baca
+Pustaka
Cinta karena benci

Cinta karena benci

sindir Om Ali seraya meletakkan tangannya ke dada dengan memalingkan pandangannya ke arah lain. “Gitulah kalau jadi kesayangan, selalu di utamakan,” timbal Tante Zahra dengan memasang muka cemberut. “Ah Tante cembulu ya, ututuww sini Dedek peluk juga,” ucapku gelis seraya merentangkan tangan ke arah Tante Zahra, dan kami pun berpelukan. “Om Ali juga cemburu tahu,” ketus Om Ali. “Om Ali juga mau dipeluk? Ya udah sini!” seruku seraya melepaskan pelukanku dengan Tante Zahra dan berganti memeluk Om Ali.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai cerita om dan tante
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status