MENYUSUI TUYUL
"Cari Pak Haji, Rel. Kata Bu Halimah, sepuluh menit lagi jenazahnya Bu Sayuti, siap dishalatkan. Tapi jenazahnya banyak semutnya. Jadi, aku sarankan disemprot."
Farrel termangu mendengar penuturan gadis galak di dekatnya itu. Semut? Sangat aneh. Padahal, Bu Sayuti sudah disucikan. Bagaimana bisa ada semutnya?
Farrel bergidik ngeri. Farrel teringat ketika masih bersama Pak Abdul. Laki-laki itu mengatakan, akan ada dua peristiwa tak terduga di Desa Karanglor.
* * *