KISAH KELAM PERAWAN DESA
"Benar Mas, bahkan sampai satu bulan tak bisa jalan karena sakit. Nenek kami hanya merendam kaki Mbak Saras di air liur bekicot dan juga air dari bonggol pisang."
"Sungguh? Kenapa tak berobat ke dokter?"
"Mas, kami orang miskin, buat makan saja susah, jadi kami manfaatkan obat herbal buat luka Mbak Saras."
Reyndra manggut-manggut, lalu melipat tangannya di atas dadanya sambil menatap Saraswati dengan tatapan mata tak percaya, dirinya anak tunggal dan dari keluarga yang kaya, dan tak pernah susah, tapi mendengar cerita dari Bayu, ia kagum dengan ketabahan Saraswati.