Si Tampan yang Posesif
Ia tahu Diandra butuh kepastian, hanya saja, hal itu masih terasa sulit untuk sekarang ini.
“Apa itu aja masih belum cukup?” Tanya Sangkara setengah berbisik.
Diandra diam. Tidak tahu harus menanggapi seperti apa dan bagaimana.
“Masih banyak waktu… Diandra,” suara Kara serak, dalam, dan berbahaya.
Namun anehnya, hal itu malah membuat Diandra tersenyum.
Kali ini, ketika mereka saling mendekat lagi, ciuman itu bukan sekedar paksaan—melainkan sebuah janji yang mengikat. Lebih dalam, lebih intens, lebih panas.
Hot Chapters