JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU
"Pertama kali datang ke Siliwangi hari itu, banyak orang, ada Oma, ada Pakde, ada kerabat Eyang yang belum aku kenal, Sabrina juga Bibi Lija datang. Rumah Eyang ramai, tidak ada tanda-tanda angker. Hanya saja, memang di awal aku sudah disambut dengan suara orang mengaji. Aku pikir waktu itu ada yang tadarus di dalam kamar jadi aku enggak mikir apa-apa. Tiga hari kemudian waktu Eyang pulang dari Masjid selesai salat Magrib sekitar jam tujuh, Eyang lihat sosok itu lagi salat. Katanya lekuk badannya mirip Imel. Sekitar pukul 10 malam, dia muncul lagi."
"Kata Eyang, gangguan dari dulu sudah ada tapi Eyang pikir itu cuma almarhum Kakung yang usil. Sosok itu paling sering muncul di tengah malam ka