Desahan di Kamar Adikku
Afiarti mendengar suara orang mengaji tengah malamdan sebenarnya aku tak diamcerpen suamiku dingincerita malam pertama di kamar
"Aaahh, leganya. Kamu hebat, Sayang. Lebih hebat dari pada kakakmu."
DEGH
Aku tidak bisa terus menguping pembicaraan laknat di dalam sana. Aku berniat menendang pintu berwarna coklat itu dengan tendangan mautku. Meski saat ini aku sudah tidak pernah berlatih, tapi aku masih ingat teknik-teknik dapam bermain silat karena semasa SMP hingga SMA aku adalah atlet pencak silat.
Sudah ku kerahkan seluruh tenaga dalamku, tapi, nyatanya pintu itu terbuka dengan sangat mudahnya. Rupanya mereka tidak mengunci pintu kamar yang mereka gunakan untuk berbuat maksiat