Bakti Seorang Menantu
tanya Pak sopir seraya tersenyum dengan pandangan tetap fokus ke depan.
"Hanya mengajar, Pak," sahutku
"Waah, pekerjaan yang sangat muliaitu, Mas,," ucapnya, aku hanya tersenyum menanggapi perkataannya. Pak sopir mengajak aku ngobrol, mungkin agar beliau tidak mengantuk, jam menunjukkan pukul 2:30 dini hari. Waktu dimana semua orang tengah terlelap di alam mimpi terindahnya. Beda hal dengan pak sopir travel dan aku. Ia berjuang mencari nafkah, aku berjuang untuk pulang. Tak henti-hentinya aku mengucapkan syukur pada pemilik alam, selalu mempermudah hidupku dalam segala hal. Aku tumbuh dari keluarga tidak kaya, tapi Alhamdulillah aku dan keluargaku tak pernah kekurangan. Bahkan saat aku beris
ตอนยอดนิยม