TIBA-TIBA DIMADU season 2
Tiba-tiba suasana pun mendadak sepi di sekitarku, tidak ada mobil yang lalu-lalang, atau petani yang sedang sibuk memetik buah naga.
"Tidak Jannah, aku hanya hidup dalam benak dan pikiranmu saja, aku hadir ketika kau merasa sedih dna kecewa," balasnya.
"Sungguhkah, berarti saat ini aku sedang berhalusinasi?"
"Pulanglah, mandi dan shalat lebih baik, dari pada tercenung sendiri di tempat ini," pintanya lembut.
"Aku bingung Mas, aku sedang mengalami kerugian, dan sakit hati pada seseorang," balasku dengan air mata tumpah.
Hot Chapters