Ipar Pergi Saat Kami Tak Punya Uang Lagi
Aku meletakkan gelas kemudian menjelaskan, "Teman itu, biasanya saat berkumpul serasa asik, seru, dan menarik. Walaupun kadang saling melempar ejekan, namun saling perhatian, menghormati, dan mendukung. Makanya, teman yang benar, tidak hanya ada saat suka, tetapi, malah di saat dukalah mereka menjadi kekuatan kita."
Santi menatapku tak berkedip, kedua alisnya bertaut seakan berpikir, kemudian dia berkata, "Kalau begitu, harus cari yang tajir dong, Mbak? Supaya bisa menjadi kekuatan kita saat susah. Seperti Mbak Wiwin dan Mbak Nurul."
Bab Populer