Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MR. D

MR. D

teriak suara tanpa rupa yang ternyata berasal dari seekor cecak yang menempel didinding di atas kepala Wahyu. “Eh Kau cecak yang bicara benarkah apa aku enggak salah dengar, sudah gilanya aku mungkin bicara sama cecak ya,” ucap Wahyu kesal. “Hehe, dia heran dasar anaknya Jaka,” celetuk cecak. “Eh Kau tahu nama Ayahku ternyata, setan rupanya ya kau?” tanya Wahyu agak kesal ia diejek dengan nama Ayahnya.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai cewek mendesah
Baca
+Pustaka
Ciuman Ratu Iblis Membuatku Dikelilingi Banyak Wanita

Ciuman Ratu Iblis Membuatku Dikelilingi Banyak Wanita

Ia mendongakkan kepalanya, menatap Dewa dengan ekspresi mesum yang sangat pasrah. "Dewa... please... sentuh aku," rengek Widya dengan suara serak basah yang sangat erotis. "Aku mohon... jilat punyaku, Dewa... masukkan punyamu yang besar itu sekarang... aku sudah tidak kuat lagi, ahhnn!"
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai cewek mendesah
Baca
+Pustaka
Belenggu Hasrat Dendam Membara

Belenggu Hasrat Dendam Membara

“Mimpi buruk?” Celeste menggeleng. “Bukan. Aku bermimpi tentang kebun kecil. Ada pagar kayu. Dan suara ombak. Anehnya, aku tidak tahu sedang berada di mana.” Ethan tersenyum. “Kedengarannya seperti rencana. Kita akan buat kebun di sini,” ujarnya.
939 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai cewek mendesah
Baca
+Pustaka
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Aura berwarna ungu di sekeliling tubuhnya berkobar liar, meremukkan kelopak mawar kering di atas mejanya menjadi serbuk halus. "Kalian menggunakan nyawa ibuku... nyawa ibu Alaric... dan menghancurkan hidup Celestine hanya demi kursi takhta sialan itu?" desis Celestine, suaranya serendah desau angin badai yang siap mencabik-cabik mangsanya.
9.821.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 648 kali sebagai cewek mendesah
Baca
+Pustaka
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Aroma dupa spiritual menyelinap pelan, menenangkan saraf—namun tak cukup untuk meredakan gejolak dalam dada Kevin. Dengan lengan bersilang dan sorot mata tajam menembus peta energi dunia yang terbentang di hadapannya, Kevin memecah keheningan dengan pertanyaan yang dilontarkan nyaris seperti gumaman. "Paman ... pernahkah mendengar nama Celestial Myrad?"
1052.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai cewek mendesah
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

kata Mahadewi di susul tawanya yang mengerikan. "Jika tidak bisa kabur, kita harus menyerangnya bersama-sama! Tidak ada jalan mundur nyawa sebagai taruhan!" teriak Kala Wedi dengan wajah cemas. Harapan untuk membalas dendam sirna karena makhluk seram yang ada di hadapannya itu.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai cewek mendesah
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Baraka membatin, "Busyet! Gue kan Sang Pewaris para Dewa, masa' dibilang anak kencur. Jangan-jangan orang ini nggak ngerti kencur itu apa?" "Siapa kau sebenarnya sehingga berani ngomong sembarangan di depanku, hah!" bentak Wisesa. "Kalau membentak jangan keras-keras, Kang. Mulutmu bau jengkol rebus!" kata Baraka sengaja memanas-manaskan hati Wisesa biar tenaganya disedot oleh emosinya sendiri.
1030.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai cewek mendesah
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Yang Berdosa

Gairah Cinta Yang Berdosa

Cecilia berusaha mengeluarkan suara, meski yang keluar jelas dengan gemetar dan nyaris diselingi desahan. Charles tersenyum senang mendengar suara Cecilia yang gemetar dan mulai kembali mendesah nikmat. Bibirnya menuruni pundak wanita itu dengan ciuman-ciuman basah disertai gigitan-gigitan kecil. “Mendesahlah lebih keras dan lepas. Aku menyukai desahanmu,” katanya dengan suara rendah menggoda.
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai cewek mendesah
Baca
+Pustaka
SANG PENANTANG WURAKE

SANG PENANTANG WURAKE

bentaknya dan merampas tas kresek di genggamanku. "Ya Tuhan, Pak, ini?" Ujung lidahku mendadak kelu. Kacang tanah serta beras barusan, kini berhamburan di tanah, dan aku hanya bisa menatapnya dengan tatapan nanar! "Pak, kenapa Bapak ....* "Ha diam diam! Mending aku kasih anjing barangku daripada kukasih kalian ini. Hih amit-amitlah anak pezinah seperti kamu ini!"
143 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai cewek mendesah
Baca
+Pustaka
SEPERTI MENDUNG

SEPERTI MENDUNG

Sampai, cecak itu malah terjun dari asbes ke kepala Ani. Wanita muda itu pun tampak terkejut ketika cecak itu berada di kepalanya. Kemudian, tangan kanannya pun refleks sehingga cecak itu dibantingkan ke lantai. Sial, kata cecak itu. Kemudian, Ani pun mendengar perkataan cecak itu dan langsung saja meminta maaf. Setelahnya, Ani pun langsung mendekati cecak itu dan melihat-lihat cecak yang bisa berbicara itu dengan mata telanjang.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai cewek mendesah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status