Sang Dewi
Sejenak, dia menimang-nimangnya layaknya seorang ayah.
"Sudah, ya, jangan menangis! Lihatlah di sana ada bulan. Raksasa menjijikkan sedang mencari anak yang menangis.” Wareng menunjuk ke langit, padahal jelas hari masih siang dan tak ada bulan.
Sewaktu mengingat bahwa si bayi adalah anakan danawa, dia pun tersenyum bodoh seraya menggeleng. "Aiiihhh, bicara apa aku ini? Dia, kan, bayi danawa."
Hot Chapters