Hasrat Terlarang Sang Pelakor
(Nanti disebut perebut laki orang).
Di dalam hati Sri, terjadi ledakan tawa kemenangan. Kata 'Pelakor' yang diucapkan Bi Minah justru terasa seperti pujian atas keberhasilannya. Ya, ia memang Pelakor, dan memang itu tujuannya. Ia datang ke rumah ini dengan dendam yang membara, mengorbankan diri, kehormatan, dan mahkotanya semalam, semua demi menjerat Andra ke dalam pesonanya yang mematikan.
Namun, di luar, Sri mempertahankan air mukanya. Ia memalingkan wajah dari Bi Minah, tersenyum sinis, seolah tuduhan itu tidak masuk akal.
Hot Chapters