Si Lesung Pipi
“Kak David bilang, itu saat pertama kalinya dia jatuh cinta padamu. Dia juga bilang, itu pertama kalinya dia tertawa lepas karena melihat tingkahmu. Mbak maaf, di sebelah sini kurang bergelombang”
“Tapi dia itu cemen, Drew” sambung kak Dani yang sedari tadi duduk di kursi di samping kiriku. Aku menoleh padanya yang sedang memainkan handphonenya. Dia sepertinya sudah sangat bosan menunggu kami.
“Maksudnya?”
“Dia sudah beberapa kali berusaha mendekatimu, tapi selalu mengurungkan niatnya saat jarak antara kalian tinggal beberapa meter. Dia itu cemen. Makanya kami menyebutnya Chicken. Andrewi’s chicken. Your chicken, Drew”