Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gairah Istri Kelima Juragan

Gairah Istri Kelima Juragan

ucap pria dnegans setelan jas putih itu. "Kami makan permen ini ketika lelah selepas bermain di lapangan," ucap Panglima sambil mengenang masa lalunya. Berpuluh-puluh tahun yang lalu. "Desa ini, dulu, sangat hijau makmur, subur. Semua rakyatnya bahagia tanpa terkecuali. Memang manusia-manusia berhati jahat itu ada saja tersempil di antara orang-orang berhati baik. Tapi dulu, kami adalah anak-anak kecil yang masih polos dan putih hatinya. Aku, Jaka, Dominic, Moko dan Chandrakanta kerap bermain di lapangan. Apa saja kami mainkan. Moko dan Chandrakanta yang memang dari keturunan keluarga kaya raya membawa mainannya dari rumah kelapangan. Terkadang kami terkesima dibuatnya."
1061.0K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as chiki jaman dahulu
Read
+Library
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Namun saat itu— Jack tiba-tiba mendekat sambil membawa beberapa jagung segar hasil panen lahannya. “Nih,” ucap Jack ramah. “Coba makan dulu.” Mata Chiki langsung membesar. “CIII?!” Jagung itu memancarkan aroma mana alami yang sangat kaya nutrisi. Tanpa basa-basi lagi— CRUNCH! CRUNCH! CRUNCH! Chiki langsung memakan semuanya dengan brutal.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as chiki jaman dahulu
Read
+Library
GODAAN SUGAR BABY CENTIL

GODAAN SUGAR BABY CENTIL

"Kamu mengajak CEO Dewangga Corp makan di pinggir jalan?" "Ini bubur paling legendaris di daerah sini, Pak. Pak Haji nggak pakai micin, kaldunya asli dari rebusan tulang ayam berjam-jam. Cocok buat perut Bapak yang lagi rewel," Chika menarik salah satu bangku plastik. "Duduk, Pak. Jangan manja."
107.1K viewsOngoingAdded to Library 205 Times as chiki jaman dahulu
Read
+Library
Pendekar Pedang Mirabilis

Pendekar Pedang Mirabilis

Banga mengedarkan pandang ke angkasa, dan berteriak, "Siapa kau? Apakah kau siluman bayu?" "Aku adalah utusan dari kerajaan dewa, membawa bingkisan untuk penduduk Salakanagara! Aku sudah menunggu kedatanganmu dari zaman perunggu!" Zaman perunggu disebut juga zaman kalkolitik, di mana manusia mulai menggunakan perunggu untuk senjata perang dan kehidupan sehari-hari. Zaman kalkolitik adalah masa akhir prasejarah dengan kebudayaan Dongson. Pedang itu tidak berkarat melewati ribuan musim, tetap berkilau memancarkan cahaya coklat kekuningan.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as chiki jaman dahulu
Read
+Library
Marga Kuromori

Marga Kuromori

ucap Tuan Ikada. “Baik, Kak.” Glosarium: 1. Chimaki= merupakan mochi yang digulung dengan daun sasa dan dimasak dengan cara dikukus.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as chiki jaman dahulu
Read
+Library
Tetanggaku Simbiosis Parasitisme

Tetanggaku Simbiosis Parasitisme

Ngek Ongek ongek Tung..Tung..Tung.. Terdengar penjual es krim jadul keliling, selain menjual es krim, bapaknya juga menjual cilok. "Bun.. es klim..." Pinta Chaca. Anak itu paling suka es krim jadul daripada es krim yang dijual di toko-toko atau supermarket. "Beli yuk..." Chacha mengangguk. Alika langsung menggedong Chaca keluar rumah untuk membeli es krim dan cilok.
107.3K viewsOngoingAdded to Library 235 Times as chiki jaman dahulu
Read
+Library
Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu

Pewaris Tunggal II: Skandal Cinta Masalalu

cetus Chika beri saran. “Beliau…tidak ada di Indonesia, banyak berada di luar?” aku Chulbuy, antara ya dan tidak sebenarnya. “Wowww…tajir dong ayahmu?” sela Chika tertawa, kumat lagi penyakit matrealistik-nya. “Ahhh nggak juga, beliau seorang….TKI saja kok!” sahut Chulbuy sekenanya. Chika makin keras tertawa. “TKI juga kini tajir-tajir lohh, sekali ngirim uang, bisa bangun rumah di desa.” Cerocos Chika lagi, lalu ambl rokok mentholdnya dan kini menikmati rokoknya.
1049.1K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as chiki jaman dahulu
Read
+Library
Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Dulu dia selalu membeli mi jadi untuk menghemat waktu, sekarang demi bertahan hidup dan merawat adik-adiknya, dia harus melakukannya sendiri. Setelah matang, dia menambahkan sedikit daun bawang, minyak, garam, cuka, dan setetes minyak wijen. Empat anak mengatakan enak sekali. Jiang Xi juga makan satu mangkuk besar. Mangkuk ini adalah jenis mangkuk besar yang digunakan pada zaman dahulu, lebih besar dari mangkuk biasa, tampak agak berat. Makannya sangat 'puas'.
5.6K viewsCompletedAdded to Library 212 Times as chiki jaman dahulu
Read
+Library
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

Peramal Seribu Zaman sedang duduk nemanggang ikan. Chen Long memberi hormat dan diijinkan mengambil salah satu ikan. "Chen Long sadarlah, kalau Kekaisaran Chu Besar, dimana beradanya Sekte Musim Demi Musim Gugur ini, yang dulu dianggap orang adalah bawahan Kekaisaran Mongolia, sebenarnya justru adalah atasan Kekaisaran Mongolia." "Hah?" Chen Long kaget dengan berita ini.
9.1144.3K viewsCompletedAdded to Library 5.8K Times as chiki jaman dahulu
Show Reviews (19)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Read All Reviews
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

Kata orang-orang jaman dulu, tengah hari ialah waktu di mana makhluk bunian berkeliaran mencari makan atau mangsa, seperti: hantu kopek yang menculik anak-anak, hantu air yang menarik seseorang saat berenang sendirian, atau penguasa hutan yang membikin pengelana tersesat tanpa arah. Pintu gubuk Pakdo Ramli tertutup rapat. Meski Sanusi agak bingung, dia tidak kehabisan akal. Setelah menyandarkan sepeda ontel milik Ujang ke pohon terdekat, Sanusi berjalan memutari gubuk itu. Instingnya benar. Pakdo Ramli sedang berdiri di kebun belakang sembari menyiram tanaman. "Aku tahu kau bakal ke mari. Makanya aku menunggumu di sini."
106.0K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as chiki jaman dahulu
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status