Senandika
Makanya Evan sulit untuk diajak ngumpul.
"Fix nih?" Hayden memastikan jawaban sebelum menghubungi lapangan futsal langganan mereka. Haikal, Felix, Regar, Jendra, Evan, Chandra, dan Bumi—yang sedari tadi diam, menganggukkan kepala tanda setuju.
"Lo gimana, Van?" tanya Bumi. Cowok itu menyikut lengan Jevan, membawanya kembali ke alam sadar.
Jevan menekan ujung rokoknya pada asbak, ia menggeleng lemah. "Gak dulu. Nyokap gue malam ini sendiri di rumah."
Bab Populer