Dimanja Tiga Majikan Cantik
pinta Ibu Liora menatap mantan intelijen itu dengan penuh harap.
"Baik, Nyonya Liora. Saya akan memimpin doa untuk kelancaran hajat besar Tuan Muda Rafli dan Nona Shella," jawab Pak Budi menundukkan kepalanya dengan sopan.
Pria paruh baya itu mulai menengadahkan kedua tangannya ke atas. Suara bariton Pak Budi yang biasanya terdengar tegas, kini mengalun sangat tenang dan khusyuk membelah keheningan ruangan. Rentetan doa keselamatan, kelancaran rezeki, hingga tolak bala diucapkan dengan sangat fasih.