Cinta yang Salah
“Kalau seandainya kamu nggak bisa menerima keadaanku yang seperti ini, kenapa kamu sengaja membuatku hamil, Dan? Ya sudah berikan fotoku apa adanya saja. Biar ibumu tau, aku ini wanita j*l*ng, Dan. Aku malas kalau harus berpura-pura baik kayak gitu. Aku nggak suka, Dan!”
“Ya, ya. Aku salah. Aku minta maaf sama kamu. Aku benar-benar mencintaimu, Ay. Aku memintamu seperti itu hanya untuk menyenangkan ibuku saja kok. Mau bagaimanapun nanti tanggapan ibu setelah bertemu denganmu, aku tetap cinta sama kamu, Ay. Nggak pantas saja kalau seandainya aku mengirimkan fotomu pakai lingerie, Ay.”
Kini Faniza terdiam setelah mendengarkan alasanku. Aku tidak ingin marah, tetapi rasa di dalam dada ada sedik
Sikat na Kabanata