Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SETELAH KEMATIAN ISTRIKU

SETELAH KEMATIAN ISTRIKU

Setelah dikafankan, menunggu untuk di shalatkan. Aku duduk bersila menghadap jasadnya yang telah terbujur kaku. Airmataku serasa mengering, menangisi kepergiannya sejak di rumah sakit tadi. Para tetangga, silih berganti datang. Melayat ke rumah Ibu. Melihat untuk terakhir kalinya, salah satu dari warga komplek mereka. Rumah ini ramai, dengan bacaan-bacaan Yasin dari para tetangga yang ikut mendoakan Ibu.
1022.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 823 kali sebagai ciri ciri mati syahid
Baca
+Pustaka
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

Kami semua tidak boleh menyepelekan penyakit itu karena memang benar adanya. Abang menceritakan masa kritisnya, di mana ada satu pelajaran di sana, kalau dia sangat takut meninggal dalam keadaan tidak mengucapkan syahadat. “Nyawa kita ada dalam genggaman Allah. Tak tua, tak muda, semua orang bisa mati. And then, kesuksesan di dunia ini adalah meninggal dengan husnul khatimah, dengan mengucap laa ilaha illallah saat sakaratul maut. Abang takut sangat, bila meninggal malah ingat harta, pekerjaan, istri, anak. Macam tu, maka, kita harus ingat Allah di setiap waktu. Hidup tak lama, mungkin tinggal beberapa tahun lagi. Tapi akhirat selamanya.” Dia melirik Azka. Mengusap punggung anak itu. “Ya?”
9.781.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai ciri ciri mati syahid
Baca
+Pustaka
Pasangan Kencan Butaku Ternyata Bos di Tempat Kerja

Pasangan Kencan Butaku Ternyata Bos di Tempat Kerja

Dhea jelas marah, kenapa Halimah bisa menjudge ibunya tengah sakaratul maut. "Saya sudah sering melihat pasien yang sakaratul maut, tanda-tandanya seperti itu. sebaiknya ibu didampingi dan diucapkan kalimat syahadat di telinganya." "Apa?" Dhea tentu saja panik. Wanita itu segera menerobos masuk, ibunya masih sesak napas, matanya bahkan terbelalak seperti sangat kesakitan. "Dokter, sebaiknya saya tetap di sini untuk menuntun ibu saya membaca kalimat syahadat," ujar Dhea dengan wajah yang berusaha tegar
9.9270.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai ciri ciri mati syahid
Baca
+Pustaka
Maaf Mas, Aku Mencintai Suami Keduaku

Maaf Mas, Aku Mencintai Suami Keduaku

] [Innalilahi wainnailaihi Raji'un . Sehebat apa pun kau rasa profesimu, tidak ada yang istimewa. Kita semua sama-sama bernapas dan berdarah. Hari ini menggenggam kehidupan, esok mungkin menggenggam kematian. (Fiersa Besari). Tak ada yang kekal di dunia ini, kecuali Dzat Allah Azzawajalla. Yang Kekal lagi Berdiri Sendiri. Wira menutup usia dalam keadaan baik. Ia tertidur dengan beberapa butir obat jantungnya berserakan di lantai.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 353 kali sebagai ciri ciri mati syahid
Baca
+Pustaka
MEREKA BEBAS KETIKA KALIAN MATI

MEREKA BEBAS KETIKA KALIAN MATI

imbuh Kolonel Sagara. "Jadi, setelah menjadi Mahluk Haus Darah perlahan mereka akan mati juga?" tanya Kakak Rosie Kepala Pengelola Basecamp menghembuskan napas. "Cara mahluk mahluk itu mati masih menjadi misteri dikalangan kami. Katanya mahluk itu tidak bisa mati sendiri. Ada cara cara tertentu untuk menghentikan mereka. Hanya orang orang yang selamat dari peristiwa itu saja yang tahu," kata Kolonel Sagara.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai ciri ciri mati syahid
Baca
+Pustaka
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Matanya menelusuri deretan tulisan di sana: ​Nama: Qu Cing Status: Murid kelas bawah (Lumpuh) Keterangan: Meninggal dunia dalam kecelakaan spiritual di area pinggiran. Jasad: Tidak ditemukan. Pelapor: Sesama murid kelas bawah. ​Jhi mengetuk-ngetukkan jarinya ke meja kayu. Ketukannya berirama pelan, tapi membuat petugas arsip di depannya berkeringat dingin. ​“Tidak ada jasad sama sekali?” tanya Jhi tanpa menoleh dari kertas itu.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai ciri ciri mati syahid
Baca
+Pustaka
Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

"Aslan!" Tante berteriak dengan keras, "Kenapa kamu bisa bilang begitu? Dia ini adik kandungmu! Dia sudah meninggal, Herlina sudah meninggal! Seluruh tubuhnya sudah membiru karena sesak, bahkan sampai menggigit lidahnya sendiri sampai penuh darah di mulut! Aslan, kenapa kamu bisa sekejam itu?"
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai ciri ciri mati syahid
Baca
+Pustaka
Aku Mati di Pernikahanku

Aku Mati di Pernikahanku

"Ayah..." Suara Braelyn tercekat, nyaris tidak keluar dari tenggorokannya yang mendadak kembali kering. Kedua tangannya yang semula mendekap Eryx kini beralih mencengkeram komunikator di tangan Kael dengan cengkeraman yang begitu kuat hingga kuku-kukunya memutih. Matanya melekat lekat pada layar digital yang menampilkan visualisasi mengerikan dari kamar medis Adrian Wilson. Dinding putih yang steril itu kini ternoda oleh coretan darah segar yang membentuk lambang bunga lili pernikahan—simbol terkutuk yang selalu mengantarnya pada kematian di tiga lini masa lalu. Di sekeliling lili tersebut, barisan angka Romawi kuno tampak bergerak mundur seperti detik jam digital yang rusak.
10748 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai ciri ciri mati syahid
Baca
+Pustaka
Sampai Maut Memisahkan Cinta

Sampai Maut Memisahkan Cinta

Tak khayal ia pingsan karena menolak perpisahan. Beberapa orang membantu Tati dan memulangkan wanita paruh baya itu ke rumah. Diikuti Melati yang memang sejak tadi hanya diam tanpa suara. Murni dan Nadia terlebih dahulu menaburkan bunga di atas kuburan baru itu. Lantunan doa diiringi suara isakan mulai terdengar. Nicho duduk berlutut sambil mengusap papan nisan milik istrinya. Tertulis nama Bunga Harum yang pergi meninggalkan dunia di tepat usianya yang ke 35 tahun.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai ciri ciri mati syahid
Baca
+Pustaka
Kode Kematian Sidney

Kode Kematian Sidney

Tapi, matanya terhenti pada kode terakhir yang muncul di layar. Kode Terakhir "EVIT-02: UNIVERSITAS SIDNEY. WAKTU: 30 MENIT." Darah Detektif Bee berhenti mengalir. Hatinya terasa terhantam palu godam. Bom di gedung pemerintahan hanya pancingan. Bom sebenarnya ada di Universitas Sidney. Bee: (membatin) "Tidak, tidak mungkin. Riin, ada Rin di sana. Rin pergi dari sana... Tolong..."
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai ciri ciri mati syahid
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status