Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ahhh... Tuan Mafia

Ahhh... Tuan Mafia

​"Lepaskan aku, Tuan... Ini salah," ​bisik Aline dengan napas memburu, tubuhnya gemetar hebat saat punggungnya terdesak rapat pada kap mobil mewah milik sang mafia. ​Xavier tidak menjawab dengan kata-kata. Ia justru mengikis jarak, memenjarakan tubuh mungil Aline di antara lengannya yang kokoh. Aroma parfum maskulin yang bercampur dengan aroma bahaya menguar tajam, mengunci seluruh kesadaran wanita itu. ​Dengan perlahan, jemari kokoh Xavier naik, menyelipkan anak rambut Aline ke belakang telinga, sebelum turun membelai rahangnya dengan sentuhan yang membakar skin. ​"Salah?" ​Suara berat Xavier berbisik rendah tepat di ceruk leher Aline, membuat bulu kuduk wanita itu meremang seketika. Napas hangat pria itu terasa begitu intim, membakar permukaan kulitnya yang sensitif. ​"Di duniaku, tidak ada yang salah jika aku sudah menginginkannya. Dan malam ini, jalang kecil... kau adalah milikku."
89 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3 kali sebagai ciuman leher
Baca
+Pustaka
Ksatria Yatim Dan Gadis Tanpa Aura

Ksatria Yatim Dan Gadis Tanpa Aura

Peringatan! Novel ini berisi adegan dewasa seperti adegan sexual, percintaan, kekerasan, darah, pastikan usia anda sesuai rating buku ini. Wanita tersebut memperkenalkan diri, matanya menyala bagaikan serigala menjaga wilayah kekuasaanya. Dengan presisi dia menendang Arthur, membuatnya terpental beberapa meter. "Pukulan Mawar Membelah Bumi!" Elixia segera melompat, menari dengan indah di udara, melesatkan pukulan sambil menukik tajam. Cepat, membuat Arthur tidak sempat menghindar, memaksanya menyilangkan kedua tangan untuk menahan serangan tersebut. "Bayang Menyelinap!" Leona menarik tangan Arthur, namun efek pukulan Elixia yang menciptakan tiupan angin kencang membuat mereka terguling cukup jauh. "Kau... Sejak kapan ada di situ?" pekik Elixia, tidak menyadari kehadiran Leona sebelumnya. Dia berjalan mendekat, hendak menghabisi kedua orang di hadapannya. Arthur segera bangkit, "kau... Lampiaskan saja semuanya padaku!" serunya, berdiri menutupi Leona dan bersiap melindunginya. "Baik... Kau yang memintanya!" Elixia tersenyum meremehkan, mendekat dengan cepat ke arah Arthur. "Tarian Mawar Berduri!" Elixia melesatkan sejumlah pukulan kombinasi, pukulan tersebut tampak tidak mengenai tubuh Arthur. Namun, tiba-tiba dirinya tersungkur, memuntahkan darah segar yang membasahi lantai atap sekolah. "Kuakui nyalimu, anak baru!" seru Elixia, senyumnya menusuk bagaikan duri mawar. Dia kemudian menurunkan sedikit kepalanya, sejajar dengan wajah Arthur yang kini terduduk dengan lutut bertumpu di lantai. Elixia mendekatkan bibirnya ke dekat bibir Arthur, "Ciuman Pencabut Sukma!" ia berbisik. Arthur terkesiap, jantungnya berdegup liar, ciuman yang dijanjikan sang nenek datang dengan cepat dari seorang wanita cantik sekaligus mematikan. Namun, bukannya kenikmatan, Arthur merasa kesulitan bernafas seperti paru-parunya tertusuk duri mawar.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai ciuman leher
Baca
+Pustaka
Sepuluh Selir Ratu Arischa

Sepuluh Selir Ratu Arischa

"Ratu, bukankah Anda yang memerintahkan saya untuk datang tanpa busana zirah malam ini? Kenapa sekarang Anda malah gemetar saat tangan saya menyentuh leher Anda?" Lia, gadis malang yang mati setelah dipermalukan karena cintanya, terbangun di tubuh Arischa. Ratu tiran yang dibenci sekaligus diinginkan semua pria. Kini, dia dikelilingi 10 selir tampan yang masing-masing menyimpan niat tersembunyi. Ada yang ingin membunuhnya, ada yang ingin takhtanya, dan ada yang hanya ingin... tubuhnya. Dulu dia diinjak-injak, sekarang dia yang memegang kendali. Namun, saat sepuluh pria luar biasa ini mulai berebut perhatiannya di atas ranjang, mampukah Lia menjaga hatinya agar tidak jatuh lagi? "Satu malam untuk satu pria? Tidak. Malam ini, aku ingin kalian semua berlutut di hadapanku."
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai ciuman leher
Baca
+Pustaka
Antara Janji dan Pengkhianatan

Antara Janji dan Pengkhianatan

Sahabatku yang patah hati, mabuk-mabukan di bar. Dia lalu meneleponku untuk menjemputnya pulang. Begitu sampai di area sofa di bar, aku justru melihat sahabatku merangkul leher tunanganku sambil bermanja-manja. "Ivan, aku sudah menunggumu selama tujuh tahun. Apa kamu belum bosan juga main-main sama Dinda?" Pria yang dahulu bersumpah akan memberiku pernikahan termegah abad ini, saat ini justru memeluk sahabat terdekatku dengan tersenyum penuh kasih sayang. Kemudian, Ivan menghabiskan banyak uang untuk membeli berita utama media di seluruh kota, demi melamarku di depan publik. Di depan kamera siaran langsung, aku tersenyum tenang sambil mengangkat tangan kananku yang dihiasi cincin berlian sepuluh karat. "Maaf Pak Ivan, aku sudah bosan bermain-main denganmu. Aku sudah menikah dengan orang lain."
992 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai ciuman leher
Baca
+Pustaka
Antara Aku, Dia, dan Masa Lalu

Antara Aku, Dia, dan Masa Lalu

Setelah Tia Lestari, teman masa kecil Andre Sonata, kembali duduk di kursi penumpang di sebelahnya, aku tidak ribut atau marah. Aku menurut dan duduk di kursi belakang, tepat di samping sahabat baiknya, Jimmy Tanusubrata. Saat mobil terguncang, lututku tanpa sengaja bersentuhan dengan pahanya yang kuat dan kencang. Aku sengaja tidak menarik kakiku, dan dia juga tetap diam. Di tengah perjalanan, kami melewati rest area. Tia merengek pada Andre agar menemaninya ke toilet. Begitu pintu mobil tertutup, Jimmy langsung meraih tengkukku dan menciumku dalam-dalam. Saat ciuman itu membuatku kehilangan akal sehat, satu pikiran melintas di benakku... Meragukan pria, memahami pria, menjadi pria... benar-benar sebuah kebenaran mutlak.
42.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai ciuman leher
Baca
+Pustaka
MAS BUCIN, MILIKKU

MAS BUCIN, MILIKKU

"Dari mana?" tanya Gana. "Kamar mandi. Habis cuci muka dan gosok gigi" jawab Sera. "Berarti sudah nggak rasa mangga" ucap Gana. Sera membelalak, menatap cermin, semakin malu melihat wajahnya sendiri. "Ngeselin ih. Udah dibilangin jangan diperjelas" sungut Sera. "Nggak ada. Tadi kamu cuma bilang jangan diperjelas kalau mau minta ciuman" balas Gana. "Ah males" ucap Sera, menelungkupkan ponselnya. Layar Gana menghitam jadinya. Pria itu tertawa terbahak-bahak. Gana night mode, on. "Maaf, saya tidak bahas lagi. Mana wajahnya, Sera?" ucap Gana saat tawanya sudah reda dan tampilan ponselnya tidak kunjung berubah. "Kalau begitu lagi, nggak mau call" Sera mengancam. "Iya. Wajahnya dulu, mana" tagih Gana.
450 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai ciuman leher
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Mafia Psikopat

Terjerat Pesona Mafia Psikopat

Livy tidak menyangka dalam hidupnya berurusan dengan seorang mafia yang tengah mengincar perusahaan minyak terbesar di tanah air,D'Fantazio Fuel. Arthur Lucifer, lelaki berdarah Italia itu menjadikannya tawanan,Livy di beri misi untuk menjadi mata-mata dan mengeruk informasi dengan menjadi karyawan di D' Fantazio Fuel. Tidak hanya itu saja,Livy pun menjadi pemuas hasrat sang Mafia Psikopat. "Lepaskan aku,aku ingin pulang," Mohon nya sembari mengatupkan kedua tangannya. " Tidak bisa!" Sahut Arthur kasar. " Kau adalah gadisku dan milikku selamanya," ucap Arthur sembari menarik tengkuknya,lalu melumat bibirnya dengan ciuman panas. Akankah Livy terbebas dari jeratan sang Mafia? Atau dirinya malah terjerat oleh pesona mafia psikopat itu?
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai ciuman leher
Baca
+Pustaka
Mendadak Digerebek

Mendadak Digerebek

Seorang pengacara (pengangguran banyak acara) tiba-tiba digerebek warga di dalam sebuah mobil bersama seorang wanita dengan pakaian terbuka. Bagaimana nasibnya ketika dia yang tidak tahu apa-apa, harus menikahi gadis tersebut? Pun semua bukti mengarah padanya sebagai pelaku pelecehan. “Kamu harus bertanggung jawab, Syams!” ujar Pak RT. “Aku tidak akan bertanggung jawab untuk kesalahan yang tidak aku perbuat!” Syams bersikukuh tidak melakukan apa yang warga tuduhkan, tetapi semua bukti mengarah kepadanya. “Lihatlah, banyak cupang di leher gadis itu. Siapa lagi kalau bukan kamu pelakunya?” Seorang ibu-ibu yang hendak membeli sayur juga berhenti melihat keributan itu. Hendak mengelak, tiba-tiba sarung yang dikenakan Syams melorot hingga terlihat jelas kolor ijo yang dipakainya. Bagaimana keseruan kisah Syams selanjutnya?
1017.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 599 kali sebagai ciuman leher
Baca
+Pustaka
Casabelle

Casabelle

"Ikutlah denganku" ucap Axton dan Ara mendengus pelan. "Kau siapa ? Aku tak mengenalmu" sinis Ara. "Tetapi seluruh tubuhmu mengenalku" ucapan Axton sukses membuat wajah Ara memerah Pria itu melangkahkan kakinya mendekat dengan wajah datar dingin. Menatapnya seakan ingin membekukannya saat ini juga. "Ikutlah denganku dengan cara baik-baik. Aku tidak ingin menyakitimu" Lanjut Axton dan Ara memincingkan matanya. "Secara baik-baik ataupun tidak aku bahkan tak berniat ikut denganmu. Bisakah kau keluar sekarang, aku akan menutup toko" "Aku bukan orang yang sabar, Cassabelle" Ketika Ara ingin membalikkan badan tiba-tiba sebuah tarikan menarik tubuhnya. Sebuah ciuman terasa di bibirnya sebelum rasa menyengat terasa di lengannya. Sebuah bius. "Kau yang memaksaku, Cassabelle"
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai ciuman leher
Baca
+Pustaka
Jerat Manis Istri Siri

Jerat Manis Istri Siri

Bagi Reyner, Lana hanyalah pelampiasan dari pernikahan yang tidak ia inginkan. Namun malam itu, di bawah temaram lampu kamar, pertahanan Rey runtuh total. . . ​"Sial, kau benar-benar membuatku hilang kendali, Lan," bisik Rey, ambruk di ceruk leher Lana yang basah oleh keringat. . . ​Lana tersenyum penuh kemenangan. "Aku bilang juga apa? Di rumah denganku jauh lebih menyenangkan." . . ​Rey tidak sadar bahwa di balik gairah itu, ada sebuah rahasia yang sengaja Lana sembunyikan yaitu sebuah koyakan kecil pada pengaman yang akan mengubah garis hidup mereka selamanya. . . "Diamlah. Jangan membuatku menyesal karena telah membatalkan janji malam ini." . . Rey tidak tahu, bahwa pembatalan janji malam itu adalah awal dari kehancuran dunianya—atau mungkin, awal dari pengabdiannya yang paling dalam pada sang istri yang ia remehkan. info karya & visual di Ig-Tiktok @vanillaicecreamm2025 ya
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai ciuman leher
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status