Wagiman
Sari melewatiku tanpa dia tahu bahwa ada aku, aku hanya bisa melihat dia menggunakan motornya matic dengan baju yang cukup rapi pergi entah kemana.
Aku lalu menghubungi Kina, supaya dia tahu bahwa aku sudah menunggu dia didepan kosnya. Tidak lama berselang Kina datang dengan penampilan cantiknya yang sederhana. Aku memberikan helm yang aku bawa dan Kina mulai naik ke motorku, sepanjang perjalanan kami sama sekali tidak berbicara. Aku mencoba untuk lebih berhati-hati untuk bicara kali ini, andai kata apa yang dibicarakan Agus benar aku harus siap untuk kehilangan keduanya, aku juga harus siap menahan malu karena ulahku sendiri. Sesampainya dicafe yang aku tuju, aku dan Kina turun dan mulai ma
Hot Chapters