Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cokelat Valentine Rasa Darah

Cokelat Valentine Rasa Darah

Bekas darah dan tanah terlihat samar menyelimuti cokelat itu. Dia menatap kosong, seolah kehilangan jiwanya. Lalu, seperti kerasukan setan, dia menjejalkan cokelat itu ke dalam mulutnya dan mulai mengunyah. "Enak? Cokelat rasa darahnya enak?" ucapku dengan suara jijik dan benci. "Seenak cokelat yang dibuatkan Citra untukmu?" Aku lanjut bertanya. Setiap kata menusuk-nusuk hatinya.
4.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 149 Beses bilang coklat pasta
Read
+Library
Jerat Cinta Dokter Tampan

Jerat Cinta Dokter Tampan

Tapi Kia akan berusaha mencari tahu siapa orang tersebut agar keluargnya tidak perlu mengkhawatirkan dirinya. “Apa ini?” gumam Kia dikejutkan dengan isi paper bag tersebut. Deg… Jantung Kia seketika berdebar kencang saat melihat sebuah box berwarna hitam berbentuk kotak persegi dengan pita pink di atasnya. Kia tentu saja mengetahui apa isi dalam box tersebut. Seingatnya hanya keluarga dan para anggota Club Cogan yang mengetahui camilan favoritnya tersebut. Lebih aneh lagi, merk cokelat putih tersebut pun sama yang biasa dibelinya. Dan tidak disembarang tempat cokelat tersebut dijual karena harganya yang lumayan mahal. Kia lebih menyukai cokelat putih ketimbang cokelat pada umumnya karena dal
3.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 80 Beses bilang coklat pasta
Read
+Library
Pengantin Pengganti Bos Mafia

Pengantin Pengganti Bos Mafia

“Kata bibi pengasuh, selain basil, keju ricotta salata adalah hal terpenting yang bisa membuat pasta ini semakin khas.” Lucian memandang dua piring pasta itu dengan hati yang berdebar. “Kau membuat dua?” “Ya,” cicit Lynette. “Apa Anda tidak menyukai pasta? K-kalau begitu aku akan membuatkan yang lain.” “Tidak perlu,” cegah Lucian cepat. “Aku belum pernah memakan pasta rigatoni, aku biasanya hanya memakan pasta spaghetti yang berbentuk panjang dalam acara tentu. Aku tidak terbiasa makan sembarangan dan biasanya aku tidak mempunyai selera terhadap makanan apapun. Tapi, sepertinya aku akan mencoba ini.”
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 46 Beses bilang coklat pasta
Read
+Library
Nasi Kotak

Nasi Kotak

Pak Kasman mengeluarkan lima kantong plastik, lima kilo. "Cuma ini, Pak?" "Sebenarnya ada lagi. Tapi punya saya sendiri. Mau buat acara nanti malam. Memangnya Mbak Suci butuh berapa?" "Kurang lebih tiga belas atau lima belas kiloan lah." "Belanjanya banyak sekali, Ci," tanya seseibu. "Iya, Bu." "Mau ada acara, ya?" Menggelengkan kepala sambil tersenyum. Hari ini aku mau membuat nasi kotak untuk dibagikan sebagai rasa syukur atas bertambahnya umur.
1016.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 489 Beses bilang coklat pasta
Read
+Library
Pelampiasan Pria Angkuh

Pelampiasan Pria Angkuh

"Siap, Pak." "Hari ini kita belajar pastry," kata Reno. Ia menuntun Vianca ke dapur kecil di belakang. Meja stainless steel, oven, dan deretan cetakan kue. "Ini resep milkshake signature kita. Cokelat 70 persen, susu full cream, es batu." Vianca mencatat di buku kecilnya. Tulisannya berantakan karena gugup. "Begini," Reno mengambil gelas takar. "200 mili susu. Es batu setengah gelas. Cokelat bubuk dua sendok."
1010.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 393 Beses bilang coklat pasta
Read
+Library
Pengantin Pengganti untuk Suami Buruk Rupa

Pengantin Pengganti untuk Suami Buruk Rupa

“Apa perlu saya tambah cookies atau makanan lain?” tanya Tita, sambil menyerahkan nampan berisi teh. “Mmm… bisakah kau membuat churros? Dengan coklat panas. Liz menyukainya.” Ruby ingat Esli menyebut makanan itu kesukaan Liz. “Tentu. Akan saya antarkan nanti.” Tita menyanggupi.
1077.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.9K Beses bilang coklat pasta
Ipakita ang mga Review (38)
Read
+Library
ENY YULIKA
Kalo tentang ide cerita setiap novel pasti memiliki keunikan tersendiri. Tapi tentang kekuatan bahasa novel ini adalah yang terbaik yang pernah saya baca. Author jelas memiliki kecerdasan tingkat tinggi yang tidak bisa saya bayangkan dari mana dia mendapatkannya. Satu kata "terima kasih"... .........
Rasmiyati
Aku baca beberapa bab dan masih belum selesai, tapi sejauh ini ceritanya bagus dan kebawa emosi dan perasaan juga, bagian paling berkesan sih dimana Ruby gak menyerah dan tetap pada pendiriannya bertahan sama Eduardo yang selalu bersikap kasar padanya.
Basahin ang Lahat ng Review
Wonderstruck

Wonderstruck

komentar Cliff diikuti dengan tawa kecil. Keningku berkerut saat Levi mengeluarkan sesuatu dari dalam tas ranselnya. Sebungkus ... cokelat beras alias meses! Temanku itu menyobek bungkus bagian atas, lalu menuangkan isinya ke dalam mangkuk kecil yang dimintanya dari pelayan restoran. Ada sebuah sendok kecil di mangkuk. Lalu, aku pun melihat pemandangan yang tak terbayangkan. Tiap kali Marco menelan makanannya dan mulai ber-uh ah karena kepedasan, setelahnya cowok itu makan seujung sendok meses.
1026.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 823 Beses bilang coklat pasta
Ipakita ang mga Review (23)
Read
+Library
Indah Hanaco
Halo, kalian. Jangan lupa baca "Wonderstruck" dan masukin perpustakaan, ya. Ceritanya dijamin beda. Meski tokoh-tokohnya tergolong muda, tapi konfliknya adalah hal-hal serius di sekitar kita. Untuk kaum cewek, aku cuma mau bilang. Hati-hati dan selalu waspada.
naftalenee
I really really love this book, tapi agak bingung dengan perpindahan alur yang tiba-tiba bergeser nyeritain tentang tokoh lain (Amara) yang memakan porsi cukup banyak. Kayak dipaksa pindah ke universe lain gitu. I was like "lah ini Nef kok tiba-tiba ilang? Aku pikir tokoh utamanya dia?"
Basahin ang Lahat ng Review
Terjebak Pernikahan Kontrak dengan Pewaris Tampan

Terjebak Pernikahan Kontrak dengan Pewaris Tampan

"Kita nggak salah pilih kafe, Mas." Naresh mengangguk. selanjutnya ia mulai menyendok pasta dan memasukkannya ke dalam mulut. Rasa saus yang khas berpadu dengan tekstur sempurna dari pasta tersebut membuat Naresh tidak dapat menghentikan kunyahannya. "Kamu harus cobain, Cla." Naresh menyuapkan pasta ke dalam mulut Clara. Clara mengangguk antusias dengan sebelah tangan menutup mulutnya yang masih penuh. Dari binar matanya saja sudah menjelaskan kalau pasta ini memang enak.
1018.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 636 Beses bilang coklat pasta
Read
+Library
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Edo tersenyum, dia memberikan dua cup coklat panas kepada Violet dan Cintya, “ jangan khawatir…ini rendah lemak dan rendah kalori, produk kami. Baru mau meluncur ke pasaran. Kerjaan bagian marketing.” Violet dan Cintya meminum coklat panas pemberian Edo di bangku kayu panjang depan stand Cintya. Memang lain rasa coklatnya, tidak mual di perut. Violet berkali-kali menghirup aromanya. “Ngomong-ngomong…Mario apa kabar, Vio?” tanya Edo duduk di depan mereka, “ kalian cocok banget pakai jilbab. Cantik. Kenapa gak dari dulu, ya?”
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 104 Beses bilang coklat pasta
Read
+Library
The Crown Prince, Sang Putra Mahkota

The Crown Prince, Sang Putra Mahkota

"Waah, ada kids burger, ada pasta, ada pizza juga. Nadin mau pilih yang mana? Mau jus, milkshake, chocolate blend? Waduh, lezat sekali... " Nadin memandang aneka gambar hidangan lezat itu dengan semringah. Jari mungilnya menunjuk pasta dengan saus daging, juga minuman susu cokelat karamel. Diam-diam Marlo melirik Kania yang seperti sedang melamun. Ia pun meraih tangan wanita itu, menyusuri jari jemarinya yang terasa dingin. "Please, Baby, jangan biarkan hal itu tadi merusak momen kita," bisik Marlo.
109.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 334 Beses bilang coklat pasta
Read
+Library
PREV
1
...
456789
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status