Bukan Semata Fisik
Gundah gulana yang kini menghantuinya tertuai sudah, Aathif kembali membelai lembut pucuk kepala Linara sembari tersenyum hangat padanya.
“Bukan berarti semuanya gagal, Linara. Kamu hanya butuh sabar lebih banyak lagi, semua perihal kesabaran, bukan sekedar hasilnya saja.” Ucapan Aathif membuat Linara tertunduk.
“Masalah bahasa itu banyak alternatifnya, tidak melulu hanya itu saja. Dan untuk teman, bukan hanya Fara saja, bisa jadi yang lainnya. Mungkin takdir berkata bahwa Fara bukan orang yang tepat untuk berada bersamamu disana, mungkin saja ada orang yang tepat selain Fara,” Lanjut Aathif.
Hot Chapters