Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lentera Kosmis: Traversing the Celestial Odyssey

Lentera Kosmis: Traversing the Celestial Odyssey

Guyumay
Dalam cahaya temaram bintang-bintang yang menjauh, sebuah kapal ruang angkasa muncul dari kegelapan kosmos. Di atas kapal itu terukir lambang sebuah peradaban yang telah lama hilang dari catatan sejarah galaksi. Dengan mesin yang gemuruh, kapal itu melaju melewati awan-awan debu kosmik menuju tujuannya yang tak terduga. Di dalam kapal, sekelompok penjelajah yang penuh semangat duduk di sekitar meja kontrol, mata mereka berbinar-binar dengan keingintahuan. Mereka adalah perwakilan dari berbagai planet dan spesies, yang bersatu dalam hasrat bersama untuk menjelajahi luar angkasa dan mengungkap rahasia terdalam galaksi. Namun, mereka tidak sendirian di alam semesta yang tak berujung ini. Ancaman misterius mengintai di sudut-sudut gelap ruang angkasa, menghadang setiap langkah yang mereka ambil. Dengan setiap planet yang mereka singgahi, misteri tentang asal usul galaksi dan nasib peradaban mereka semakin terkuak, meninggalkan pembaca dengan pertanyaan yang memikat: apakah yang sebenarnya tersembunyi di balik cakrawala yang luas ini, dan apa konsekuensinya bagi para penjelajah yang berani ini?
Young Adult
791 viewsOngoing
Read
Add to library
Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Karena bisa melihat hitungan mundur kematian di atas kepala orang-orang terdekat, sejak kecil aku dianggap sebagai pembawa sial oleh keluargaku. Aku pernah menyebutkan waktu kematian kakek, ayah dan ibu. Mereka semua meninggal dalam waktu satu hari karena berbagai kecelakaan. Ketiga kakak laki-lakiku percaya itu adalah kutukanku yang membunuh mereka, sehingga mereka semua sangat membenciku. Sementara adik perempuanku yang lahir melalui proses persalinan yang sulit dan menyebabkan ibu meninggal, justru tumbuh besar dengan penuh kasih sayang. Kakak-kakakku berkata bahwa adikku adalah pembawa keberuntungan. Sejak dia lahir, kehidupan keluarga kami menjadi lancar dan bahagia. Tapi bukankah ibu meninggal karena melahirkan dia? Di hari ulang tahunku yang kedelapan belas, aku melihat hitungan mundur kematianku sendiri melalui cermin. Aku membeli sebuah kotak abu yang kusukai untuk diriku sendiri. Kemudian, aku memasak banyak hidangan yang memenuhi meja makan, berharap bisa makan malam terakhir bersama kakak-kakakku. Namun, hingga hitungan mundur itu berakhir, aku tidak melihat satu pun dari mereka datang ...
Short Story · Realistis
4.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Setelah Dua Kali Dikhianati, Aku Dinikahi Sang Penguasa

Setelah Dua Kali Dikhianati, Aku Dinikahi Sang Penguasa

Di meja makan, salah satu sahabat suamiku tiba-tiba berbicara dalam Bahasa Italia. “Tiga tahun lalu, demi membantu Liora mendapatkan surat damai dari Amara, kamu menikahi Amara dengan pesta yang megah. Selama ini aku melihat sendiri, Amara makin lama makin peduli padamu. Tapi kamu masih saja terus membohonginya. Jelas-jelas itu pil KB, tapi kamu bilang obat depresi. Kamu nggak takut, kalau suatu hari dia tahu kebenarannya… hatinya akan hancur?” Suamiku tersenyum pahit, wajahnya dipenuhi kerumitan. “Seorang anak yang nggak diharapkan, nggak perlu lahir ke dunia. Soal Amara… selama dia nggak mengganggu kebahagiaan Liora, aku akan menepati janjiku, melindunginya seumur hidupku.” Tak ada yang tahu, demi bisa mengikuti langkah suamiku, aku sudah menguasai Bahasa Italia sejak lama. Aku berdiri di ambang ruang tamu. Bekas ciuman masih membekas di leherku. Tanganku menggenggam obat yang katanya “obat depresi”, padahal… Tubuhku membeku. Jadi… semua rasa yang suamiku tunjukkan padaku hanyalah kebohongan semata. Yang kukira sebagai penyelamatan, rupanya hanya tipu daya yang direncanakan dengan rapi. Kalau begitu, aku memilih untuk merelakan mereka semua.
Short Story · Romansa
18.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Aku didiagnosis menderita lupus eritematosus sistemik stadium berat dan akan meninggal tiga hari lagi. Setelah 188 kali telepon permintaan tolongku ditolak suamiku, aku membawa hasil pemeriksaan dan melangkah masuk ke kantor pelayanan perawatan akhir hayat. “Halo, tolong bantu jadwalkan proses kremasiku dan ajukan juga bantuan subsidi dari pemerintah.” Sepuluh menit kemudian, mereka datang. Belum sempat aku bicara, suamiku yang seorang pengacara langsung menamparku tanpa ekspresi. “Demi merebut perhatian dari Penny, kamu pura-pura sakit parah?” Kakakku yang seorang dokter merebut hasil pemeriksaanku, lalu membuka dan menatapku, sambil mencibir, “Lupus? Kalau mau pura-pura sakit, setidaknya yang masuk akal. Penyakit seperti ini hanya diderita satu dari sejuta orang.” Aku menahan rasa sakit di tubuhku, lalu kembali ke meja petugas dan menyerahkan formulir, serta hasil medis lagi. Melihat ruam berbentuk kupu-kupu di pergelangan tanganku, petugas itu tampak iba. “Aku sudah nggak punya keluarga lagi.” “Aku ingin mendaftar layanan kremasi tiga hari lagi, lokasinya bebas. Aku hanya berharap kematianku nggak menjadi beban bagi siapapun.”
Short Story · Realistis
5.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Angga & Ana

Angga & Ana

Demina07
Bagaimana jika dua orang yang tidak saling mengenal harus terjebak dalam pernikahan. Dengan di atur oleh oleh kedua keluarga akankah mereka sanggup untuk menolak. “Besok kalian akan menikah, makanya kami sepakat untuk mempertemukan kalian terlebih dulu,” ucapan Indira tersebut sontak membuat Angga dan Ana terkejut. Angga menajamkan matanya kemudian menatap Ana yang juga menatapnya tak kalah sengit. Ana “Ma yang bener dong aku mau dinikahin besok,” kataku terus mengikuti kemana Mamanya berberes. “Beneran sayang, yang bilang bohongan siapa si,” balas Mama tanpa menatap kearahku. Kemudian aku beranjak mendudukan diri dikursi meja makan, menahan kesal. Masih menghunus pandangan kearah mama yang tengah memasak makan malam. Angga “Ma, Angga nggak mau ya nikah sama tuh bocah,” kataku setelah sampai diruang tamu kediaman keluargaku. “Siapa yang kamu panggil bocah?” Tanya Indira. “Dia bentar lagi lulus kok,” seraya meletakan segelas kopi dimeja . “Lihat kan anaknya lucu gitu Mama suka banget,” Katanya lagi dengan mata berbinar. Bagaimana kelanjutan kisah Angga dan Ana. Simak ceritanya.
Romansa
8.75.8K viewsOngoing
Read
Add to library
Melahirkan anak untuk CEO

Melahirkan anak untuk CEO

"Lukas, jelaskan padanya!" "Baik, Tuan Muda." Pria tua berusia lima puluhan itu menyerahkan setumpuk kertas di depan Alena. "Silakan dibaca, Nona Alena." Meski tak paham akan situasi aneh itu, Alena melakukan apa yang dikatakan Lukas. Dia membawa kertas berjumlah lima lembar tersebut dan membacanya baik-baik. "Tidak .... aku tidak bisa," bisik Alena sedih. "Maaf, Tuan. Anda salah orang jika menganggap saya perempuan seperti itu!" Brak! Meja di depannya digebrak kasar oleh Harry. Lelaki bermata hijau itu menatapnya dengan sorot membunuh yang siap untuk menerkamnya seketika. Alena sampai terkejut, memundurkan tubuhnya ke belakang. "Aku memberimu satu miliar rupiah, tapi kau menolak untuk melahirkan anak untukku? Hei, gadis tak tahu diri, sepertinya kau menganggap dirimu sangat berharga!" Harry mencengkram jari-jari tangannya penuh amarah."Lukas, buang gadis sialan ini ke hutan!" perintah Harry kemudian. **** Halo, untuk lihat novel lainnya follow ig author yuk, kak. Ig : @butiran_debugn dan fb butiran debu. Terima kasih, semoga kalian suka dengan karya-karya author, ya.
Romansa
9.62.4M viewsCompleted
Show Reviews (534)
Read
Add to library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Irene Tampubolon
novelnya bagus... selalu ingin tahu alur ceritanya setiap kita baca bab demi bab. karakter orang dalam novel ini juga beragam yang membuat kita penasaran dengan ujung ceritanya. dilengkapi juga dengan istilah-istilah dalam novel yang diberi penjelasan dengan baik sehingga menambah wawasan pembaca...
Read All Reviews
Who Am I: Past Lives

Who Am I: Past Lives

Xuiqa Vei
Gadis itu masih terbaring dengan posisi yang sama, yang berbeda hanyalah kelembapan di bawah matanya. Rino menyentuhnya dan mengelapnya dengan tisu. “Tak apa jika kau ingin seperti ini, aku akan tetap menemanimu. Tenang saja, Lucy. Sampai kapanpun, bahkan ketika misiku telah usai. Aku masih belum yakin, ada apa denganku. Tetapi aku akan berada di sini, ya, di sisimu, menyiapkan bahuku jika kau perlu.” “Sebenarnya aku tidak yakin juga akan hal itu, tetapi, ya ..., lupakanlah,” ia berkata. Tangannya meraih kursi yang ada di samping meja lampu. Ia pikir mungkin akan mengobrol dengan raga gadis yang kosong ini sesaat. “Sangat langka momen seperti ini, momen di mana kau, Lucy, bisa menerima semua yang kukatakan. Bukan berarti aku senang kau seperti ini. Ini sangat susah untuk diceritakan, tetapi aku akan memberitahumu.” “Separuh dirimu adalah diriku, dan separuhnya lagi adalah dirinya. Dan takdirmu sangat tidak bisa diterima bagimu, itu dapat dilihat dari keadaanmu saat ini. Misiku adalah mengawasimu sebagai musuh, tetapi aku malah mengawasimu sebagai orang terdekatmu. Kau mengerti maksudku, bukan?”
Romansa
2.3K viewsOngoing
Read
Add to library
Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

Pada hari Idul Adha, aku menyiapkan satu meja penuh hidangan kesukaan Brian. Namun lagi-lagi, dia tidak datang. Aku terdiam sejenak, lalu dengan cekatan membuka postingan instagram, orang yang cinta sejati Brian. [Harus diberi pujian! Aku baru bilang lampu rusak, dia langsung meninggalkan pacarnya demi datang ke sini.] [Tolong pertahankan sifat yang lebih mementingkan teman daripada pacar.] Fotonya memperlihatkan Brian yang sedang berdiri di atas bangku, mendongak untuk mengganti lampu. Dia menopang kaki Brian dengan kedua tangan, wajahnya tanpa sengaja menyapu bagian paling sensitifnya. Brian tidak menghindar, malah menyunggingkan senyuman samar. Pemandangan itu begitu menusuk mata, tapi aku tidak lagi menangis ataupun marah. Aku hanya dengan tenang memberi tanda suka, lalu mengajukan putus dengannya. Brian tidak percaya sama sekali. “Paling hanya mengambek saja, cuekin saja beberapa hari. Nanti aku hanya perlu ulurin tangan saja, dia pasti bakal luluh lagi.” Namun, Brian tidak tahu, aku bisa begitu mudah luluh dulunya, karena aku mencintainya. Mulai sekarang, dia tidak akan pernah bisa membujukku lagi.
Short Story · Romansa
7.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Pura-pura Menikah

Pura-pura Menikah

Yeolsoo612
"Kapan nikah?" Pertanyaan sama yang selalu membuat Aleena muak saat mendengarnya. Usianya yang menginjak 25 tahun, membuatnya terlalu sering mendengarkan pertanyaan serupa. Bukan hanya dari orang lain, tetapi juga Ibunya. Wanita baya itu sudah sering kali bertanya dan menasehati Aleena untuk segera menikah karena teman sebaya nya yang rata-rata telah menikah bahkan memiliki momongan. Namun yang tidak banyak orang tahu, ada alasan kuat mengapa Aleena belum mau terikat dengan hubungan pernikahan. Trust issue juga pengalaman beberapa kawannya yang gagal dalam berumah tangga jadi salah satu contoh kecil kekhawatiran yang membuat Aleena enggan untuk segera menikah. Namun di sisi yang lain ia juga tidak sanggup untuk terus mendiamkan pertanyaan soal pernikahan yang dilontarkan padanya setiap ada kesempatan. Sampai kemudian Aleena tanpa sengaja dipertemukan dengan Aksa. Seorang lelaki yang mengaku mempunyai problem yang sama dengan dirinya. Keduanya saling bercerita sampai kemudian tercetus ide gila yang berasal dari Aleena.  Pernikahan pura-pura. Aleena mengusulkan kerja sama gila pada Aksa demi menyelesaikan masalah mereka yang terus saja didesak untuk segera menikah. Semuanya terdengar biasa. Pernikahan pura-pura juga genre romansa layaknya novel pada umumnya. Tapi bagaimana jika ada satu kenyataan yang tidak terduga menyertai di belakangnya? Rahasia besar yang selama ini Aksa sembunyikan dari keluarganya dan membuat Aleena seperti merasa dijebak oleh keadaan dan pria itu. Apa yang akan terjadi setelahnya? Akankah pernikahan keduanya berakhir pada perceraian atau justru mereka memilih untuk saling terbuka dan coba menerima satu sama lain?
Rumah Tangga
101.6K viewsOngoing
Read
Add to library
Skandal Dengan Boss

Skandal Dengan Boss

AREA DEWASA (21+) Akan ada adegan mes*m. Harap yang di bawah umur di skip. "Kamu tidur dengannya?" "Tentu, dia kekasihku. Aku mencintainya." "Kamu hanya mencintaiku, Al." "Itu dulu, sebelum kamu yang berkhianat dan tidur dengan pria lain." "Apakah seleramu jadi serendah itu pada seorang jalang, Alvaro?" Pria itu malah tersenyum mendengar ucapan dari wanita yang berdiri di depan meja kerjanya. Sembari memutar kursi kerjanya, Alvaro kemudian berdiri. Melangkahkan kaki mendekat ke arah wanita yang baru saja mengatakan hal yang dibencinya. Apalagi sialan ini menghina kekasihnya Alvaro. Ia mendekatkan wajahnya ke samping wanita itu dan berkata. "Setidaknya dia masih perawan saat kusentuh. Aku memastikan dia akan jadi istriku dan aku mencintainya. Dia mencintaiku juga, tidak pernah melakukan itu dengan pria lain. Dia tidur denganku, tapi aku melakukannya atas dasar cinta dan menjadikan dia ratu di hidupku. Tidak sepertimu, yang merasa suci. Tapi tidur dengan pria lain saat memiliki pasangan." Alvaro meninggalkan wanita yang bertubuh langsing di ruangannya, tidak peduli dengan hinaan-hinaan yang dilontarkan. Yang jelas Alvaro tidak akan pernah meninggalkan wanita yang telah dicintainya.
Romansa
6.5K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
67891011
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status