MAIN HATI
Velmoriai just keep silent but it hurts artinyadan sebenarnya aku tak diamhanya bayangan ada di depankulirik menangis dijalan pulang
“Ini hidup barumu, Sayang. Ibu harap, kau akan terus sekuat dirimu yang selalu Ibu kenal saat nanti menghadapi badai dalam pernikahanmu.”
Aku mengangguk. Tidak menyembunyikan air mataku juga dari pandangan haru ibuku. “Tentu saja. Aku akan jadi sekuat Ibu, karena aku ini putrimu.”
Ketika tiba di depan ayah, aku mendapat pelukan hangat dan bisikan penuh semangat, walau nada suaranya selalu sama sepertiku. Datar, tenang.
“Ingat pesan Ayah, Nak. Kau baru akan benar-benar memiliki, ketika bukan hanya raganya saja yang bersamamu, tapi juga hatinya.”
Hot Chapters