Bahagia Setelah Dibuang
"Gimana ya, sebenarnya gak enak ngomongin ini lewat telepon. Tapi, mau gimana lagi. Kamu lagi sibuk banget, sementara aku sangat membutuhkan bantuan kamu, Mel."
"Bantuan apa, Git?"
"Gini, Mel. Aku baru saja mendapat musibah. Toko materilku kebakaran. Semuanya ludes terbakar. hanya tersisa tanah tempat bangunan berdiri. Aku bingung banget, Mel. Aku butuh modal untuk merintis usaha itu lagi. Kamu bisa banti aku, Mel? pinjamin aku modal. Aku akan kembalikan begitu usahaku berdiri, aku aan ajukan pinjaman ke Bank untuk membayar hutangku padamu."