Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
STATUS WA CALON SUAMIKU

STATUS WA CALON SUAMIKU

tanyaku sambil menyedekapkan kedua tangan di depan dada. 'Awas saja kalau bercanda lagi. Langsung aku gelitikin tanpa ampun!' "Gini loh anak-anak Papa yang cantik dan ganteng. Tips menghadapi ujian di sekolah adalah banyak belajar, banyak lupa. Sedikit belajar, sedikit lupa. Tidak belajar, tidak lupa." Reyhan menyelesaikan kalimat terakhirnya seraya berdiri dan berlari menjauh dari ruang makan.
1037.8K viewsCompletedAdded to Library 981 Times as contoh pantun nasehat belajar
Read
+Library
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

“Segala hal di dunia ini, kau tidak harus mengetahuinya, tidak harus memahaminya. Akan tetapi, belajarlah dari alam.” ‘Dari alam?’ “Pepatah tua mengatakan: Alam terkembang menjadi guru,” lagi, Inyiak Mudo menghela napas dalam-dalam seolah ada beban yang sangat berat yang sekarang ia tanggung. “Tetap dengarkan apa kata hatimu, jangan biarkan pikiran dan hasutan mengendalikan dirimu, Anakku. Baik dan buruk dalam kehidupan hanyalah batas semu, setipis kulit ari.”
1074.6K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as contoh pantun nasehat belajar
Read
+Library
RAJA TANPA TAKHTA

RAJA TANPA TAKHTA

Ia tahu bahwa perjalanan ini baru permulaan, tetapi ia merasa lebih percaya diri untuk melangkah maju. Di tengah perjalanan pulang, ia memikirkan bagaimana ia bisa menerapkan pelajaran dari Si Tua Bijak ke dalam latihan dan kehidupannya. Gurutta Harun selalu berkata bahwa belajar tidak hanya tentang kekuatan fisik, tetapi juga tentang membentuk karakter. Dan kini, ia mulai melihat kebenaran dari kata-kata itu. Mukhayyam Hafiz, pemuda Desa Cindua yang sederhana, kini mulai menapaki jalan panjang menuju kebijaksanaan dan kekuatan sejati.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as contoh pantun nasehat belajar
Read
+Library
Kulepaskan Suami Berengsekku

Kulepaskan Suami Berengsekku

Ketika mendengar murid berbakat ini tiba-tiba menolak masuk kelas, rasanya seperti melihat seorang anak baik yang tiba-tiba terjerumus ke jalan yang salah karena tidak bisa menahan godaan dari lingkungan sekitarnya. "Susan, aku tahu kalau nilaimu bagus, sementara kamu juga sangat cerdas. Tapi kamu nggak boleh terlalu sombong seperti ini. Kamu harus rendah hati. Belajar itu harus dilakukan selangkah demi selangkah untuk memperkuat fondasimu. Kamu nggak boleh cepat merasa puas, harus tetap belajar dengan rendah hati. Lagi pula, di ujian simulasi ini kamu hanya meraih peringkat kedua. Masih ada jarak dengan peringkat pertama. Kamu harus belajar dengan lebih giat, menganalisa kesalahanmu, serta
8.9144.5K viewsCompletedAdded to Library 4.9K Times as contoh pantun nasehat belajar
Read
+Library
Ah! Mantap Sekali Mbak

Ah! Mantap Sekali Mbak

pikirnya. “Baiklah semuanya, kakak-kakak senior, saya akan mengakhiri sampai di sini saja. Semua yang saya jelaskan tadi itu bukan berarti saya jauh di atas kalian. Saya hanya memberikan sedikit contoh agar kita semua bisa belajar lebih giat. Di dunia ini tidak ada yang namanya bodoh. Jika kita belajar dan terus belajar, kita pasti akan menjadi pintar dan memiliki banyak pengetahuan. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada kakak-kakak senior semuanya. Semoga ke depannya kita bisa menjadi teman dan belajar bersama,” kata Sasa mengakhiri pelajaran bersama ini. Tepuk tangan pun mulai terdengar dan itu dimulai dari James sendiri. Karena James yang memulai, semua siswa di kelas itu pun ikut
1058.2K viewsOngoingAdded to Library 2.3K Times as contoh pantun nasehat belajar
Read
+Library
Holiday to Wedding Day

Holiday to Wedding Day

"Perlu nggak aku ikut les yang kayak gitu?" Sebenarnya selain ingin tahu bagaimana pendapat Batik aku juga ingin tahu apakah dia benar-benar menyimak atau tidak dan inilah jawabannya, Guys. Sambil meletakkan majalah di meja Batik mengatakan, "Menurutku sih Hill, kamu nggak usah ikut les-les begituan. Ngabis-ngabisin duit saja. Waktu juga. Kamu tuh hanya perlu self confidence. Tahu kan, percaya diri. Terus kamu tuh yang santai saja kenapa sih, enjoy. Happy. Nggak perlu lah rumit rumit mikir. Apa yang kamu pikir? Kuliah, jalani saja. Belajar yang rajin, semangat. BEM? Jalani saja. Biarkan mengalir seperti air. Bantuin mama kamu di rumah, semampunya saja. Toh, mama kamu juga pasti paham, kulia
107.2K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as contoh pantun nasehat belajar
Read
+Library
Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

“Lalu, berlatihlah yang banyak, belajarlah yang tekun, bersosialisasilah dengan bijak, dan senantiasa waspada terhadap apa pun dengan selalu. Jangan mempercayai siapa pun, kecuali diri Anda sendiri.” “Wah! Serius, Fennel. Kau itu sebenarnya Ibuku kan?” canda Lancient sedikit menyuarakan nada mengejek, karena mendapatkan Fennel yang sangat-sangat perhatian terhadapnya, jauh melebihi perhatian yang ia dapatkan dari sang ibu. “Saya?” gumam Fennel mempertanyakan dirinya sendiri, dengan perwujudan bayangannya yang kembali menyusut, berubah menjadi Fennel bocah usia 8 tahunan.
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 302 Times as contoh pantun nasehat belajar
Read
+Library
Mengejar Impian

Mengejar Impian

Sambil memegang pundak Abdullah "Kamu harus lebih rajin lagi dan semangat belajarnya, supaya kamu bisa menjadi orang yang sukses dan membanggakan kedua orang tuamu kelak, nak, yaa,,, " "Iya bu, siap, insya Allah,, abdullah akan lebih berusaha giat lagi dalam belajar di sekolah ini, sekali lagi terima kasih banyak bu sudah mau membeli jualan saya dan atas nasihat yang telah ibu berikan kepada saya"
103.2K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as contoh pantun nasehat belajar
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status