Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Pamanku yang satu ini mahir membuat pantun. “Bulan puasa memakan kurma. Satu butir untuk berdua. Yang menunggu lama-lama. akhirnya bersanding penuh bahagia.” “Eaaak,” sahut Can di depan paman kami berdua. “Langit membentang warnanya biru. Datang hujan menimpa batu. Selamat menempuh hidup baru. Semoga bahagia sepanjang waktu.” Aku tersenyum mendengar pantun pamanku.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 678 Times as pantun untuk belajar
Read
+Library
Pesan Rindu Dari Ma'had

Pesan Rindu Dari Ma'had

Awas aja nanti ya pas di kamar! "Kalau pendapat saya, maaf kalau salah. Disini kan anjuran mencari teman disaat kita sedang tholabul 'ilmi, itu artinya anggap saja kita ini masih pelajar atau santri yang labil, belum cukup ilmu dan masih mudah terpengaruh, nah ketika kita masih labil seperti itu alangkah lebih baiknya mencari teman yang pergaulanya memang mendukung proses belajar kita bukan malah yang bisa menghancurkan cita-cita kita.
9.823.7K viewsOngoingAdded to Library 733 Times as pantun untuk belajar
Read
+Library
Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Seseorang Yang Pernah Aku Kenal

Bi Ika pergi dan menutup pintu perpustakaan. “Percayalah. Niat kita itu menengok dan belajar, tapi pasti kita berakhir sibuk menghabiskan semua ini dan terlalu lelah untuk belajar,” ujar Pramana sambil melahap sebuah roti dengan sangat semangat.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as pantun untuk belajar
Read
+Library
Paman Untuk Ibuku

Paman Untuk Ibuku

“Kenapa Leon gak belajar nulis?” “Udah. Kan dulu Ayah sempet ngajarin Leon.” “Jadi Leon sekarang udah bisa nulis?” Leon menggeleng, lemah. “Belom Bunda, bisa dikit-dikit.” “Gak papa. Masalah nulis gampang, ada aku.” Celetuk Sebastian di antara mereka. Leon langsung menoleh dan berseru senang. “Ini cake terbaru?” “Iya. Aku sengaja bikin dulu disini sebelum aku buat di toko besok. Mau minta pendapat.”
1.1K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as pantun untuk belajar
Read
+Library
STATUS WA CALON SUAMIKU

STATUS WA CALON SUAMIKU

tanyaku sambil menyedekapkan kedua tangan di depan dada. 'Awas saja kalau bercanda lagi. Langsung aku gelitikin tanpa ampun!' "Gini loh anak-anak Papa yang cantik dan ganteng. Tips menghadapi ujian di sekolah adalah banyak belajar, banyak lupa. Sedikit belajar, sedikit lupa. Tidak belajar, tidak lupa." Reyhan menyelesaikan kalimat terakhirnya seraya berdiri dan berlari menjauh dari ruang makan.
1037.8K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as pantun untuk belajar
Read
+Library
Laurene

Laurene

Dear Laurene Hidup itu enjoy aja, jangan terlalu stress mikirin pelajaran. Rajin belajar itu baik karena belajar itu penting, tetapi cobalah melihat di sekitarmu bahwa ada orang yang menunggumu berbagi waktu dengannya, ada orang yang selalu memikirkan kamu, dan menyayangimu. Jangan tidur terlalu malam ya, nanti bisa bangun kesiangan lho.
9.94.6K viewsCompletedAdded to Library 119 Times as pantun untuk belajar
Read
+Library
BHARATA (Pendekar Naga Bumi)

BHARATA (Pendekar Naga Bumi)

“Ya. Bukankah kau berniat untuk meningkatkan ilmumu?” “Ya. Aku kira setiap orang yang menekuni olah kanuragan ingin meningkatkan ilmunya” jawab Pawana. “Tapi kau harus bekerja keras untuk mendapatkan ilmu. Kau harus menjalani laku. Dengan laku maka ilmu yang tinggi pun akan menjadi milikmu”
103.7K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as pantun untuk belajar
Read
+Library
Waspadalah, Nyonya Tak Sudi Lagi Ditindas

Waspadalah, Nyonya Tak Sudi Lagi Ditindas

Jiayi yang tengah menggambar, tiba-tiba mencetus. "Bunga peoni, bunga teratai. Tumbuh subur di taman bunga. Pikiran tenang dan tahu diri Bikin hidup lebih bahagia." Setelah membacakan potongan pantun, Jiayi tersenyum penuh kepolosan. "Apakah Da Jie pernah mendengar ibarat itu?" Tentu saja Lin Yue tahu maksud adiknya. Walau cuma putri selir, ibu dan neneknya memanggil guru pribadi untuk mengajar sastra juga keterampilan wanita.
1021.9K viewsCompletedAdded to Library 613 Times as pantun untuk belajar
Read
+Library
Ketika Politik Menemui Cinta

Ketika Politik Menemui Cinta

Woro Supriyanto menasihati Pinto. Telunjuk Pinto menggaruk-garuk kepala. “Belajar semacam itu nggak berpengaruh ke Pinto. Pinto tetap paham sedikit. Mungkin Pinto harus makan daging kerbau dari pedalaman Afrika sama kangkung dari Pegunungan Himalaya.” Dia mengekeh. “Kamu jangan bercanda! Kamu harus serius! Harus melakukan anjuran Bapak!” semprot Yeni Supriyanto.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as pantun untuk belajar
Show Reviews (22)
Read
+Library
Ryandhika Rahman
Drama politik kalau diramu sama konflik yang tepat dan deket sama pembaca pasti bakal gokil sih jadinya. apalagi campur sama romance. Lanjutkan mas, novelnya keren. Jangan kendorin konfliinya .........
Hujan Aksara
Suka bgt bagaimana penulis mendeskripsikan keadaan, dan pemilihan diksinya. Gak kebayang memang jadi Pinto yg karena memang punya privilege sebagai anak president dan seorang anggota DPR, pasti banyak sekali tuntutannya meski hanya untuk sekadar memilih pacar, rumit, sampe dijuluki jomblo karatan🥲
Read All Reviews
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

Semuanya terasa sangat jauh sekarang lalu senyum kecil muncul di wajahnya. “Tujuan tempat ini sederhana. Kita belajar. Belajar memahami diri sendiri. Belajar memahami alam. Belajar memahami hal-hal yang mungkin selama ini hilang.” Dia menoleh sebentar ke arah para pengajar lalu kembali ke para murid. “Kalau kalian berharap langsung diajarin jurus yang bisa mecahin gunung...” Rangga menunjuk ke arah gedung kelas.
10905 viewsCompletedAdded to Library 33 Times as pantun untuk belajar
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status