Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Warisan dari sang Bibi

Warisan dari sang Bibi

Bibiku kehilangan satu kakinya akibat kecelakaan mobil, dan putri kesayangannya justru pergi ke luar negeri pada saat itu. Sejak saat itu, aku merawat bibiku dengan sepenuh hati dan mengurusnya selama 15 tahun. Bibiku, yang merasa berterima kasih atas perawatanku, berjanji bahwa semua hartanya akan diwariskan kepadaku setelah dia tiada. Namun, ketika ajalnya hampir tiba, sepupuku kembali ke negara ini. Bibiku langsung mengubah warisan itu untuk diberikan sepenuhnya kepada sepupuku, hanya memberikan 100 juta sebagai "biaya perawatan" untukku. Lima belas tahun masa mudaku hanya dihargai dengan 100 juta yang penuh penghinaan. Dalam keadaan linglung, aku terjatuh ke sungai dan tenggelam. Ketika aku membuka mata, aku mendapati diriku kembali ke 15 tahun yang lalu ....
10.4K viewsCompletedAdded to Library 321 Times as contoh plot
Read
+Library
Berakhirnya Janji Setia Empat Puluh Tahun

Berakhirnya Janji Setia Empat Puluh Tahun

Ketika sedang membantu suami membersihkan laptopnya, aku tak sengaja membuka sebuah folder. Ada ribuan video vulgar di dalamnya. Pemeran utamanya adalah suami dan sahabat baikku. Setelah melahirkan, suamiku bilang ada masalah kesehatan pada tubuhnya, sehingga tidak bisa berhubungan intim. Jadi, dia tak pernah menyentuhku dan kami hanya menjalani cinta platonis selama empat puluh tahun. Aku menghabiskan sepanjang hidup dengan kerja keras, melahirkan dan membesarkan anak-anak. Pada akhirnya, semua ini ternyata adalah sebuah kebohongan besar.
9.3127.6K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as contoh plot
Read
+Library
Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah

Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah

Pada hari ulang tahun pernikahan ketiga mereka, Raka Winata mengundang semua teman untuk merayakan. Namun, saat Shinta Ranadi tiba di lokasi, dia melihat Raka berlutut dan melamar cinta pertamanya. Shinta bertanya dengan suara dingin, tetapi Raka hanya berkata dengan tidak sabar bahwa itu hanyalah sebuah game Kejujuran atau Tantangan. Hingga suatu hari, Raka mendorong Shinta dari tangga dan menyebabkan dia keguguran demi cinta pertamanya, barulah Shinta sadar. Shinta pernah memberinya lima kesempatan, tetapi sekarang lima kesempatan itu telah habis. Raka, kita cerai saja!
17.9K viewsCompletedAdded to Library 357 Times as contoh plot
Read
+Library
Dulu Aku Bodoh, Sekarang Tidak Lagi

Dulu Aku Bodoh, Sekarang Tidak Lagi

Saat usia kehamilan tiga bulan, aku didiagnosis mengalami kehamilan ektopik. Sebagai dokter, suamiku panik bukan main. Dia sibuk mencari koneksi agar aku bisa segera dioperasi untuk menggugurkan kandungan. “Yang penting kamu baik-baik saja. Kalau memang nggak bisa punya anak kandung, kita bisa adopsi saja.” “Solene, aku nggak bisa kehilangan kamu!” Aku sangat hancur dan sedih, merasa tidak berguna. Aku merasa telah mengecewakan suamiku karena tak bisa mempertahankan anak kami. Namun kemudian, aku malah tak sengaja mendengar percakapannya dengan seorang wanita. “Tenang saja, aku sudah bilang ke dia kalau kehamilannya itu ektopik, jadi nggak bisa dilahirkan.” “Dia bakal tanda tangan surat adopsi nanti dan setelah itu aku bakal cari cara buat bawa kamu masuk ke rumah.” “Leo itu putraku satu-satunya, aku pasti akan wariskan seluruh hartaku untuknya!” Saat itulah aku sadar, ternyata pria yang selama ini kucintai sudah lama membangun keluarga lain di belakangku.
5.5K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as contoh plot
Read
+Library
Tak Ada yang Kedua

Tak Ada yang Kedua

Di tahun kelima pernikahanku dengan Anto, gadis yang ia simpan di hotel akhirnya terungkap ke publik, menjadi perbincangan semua orang. Untuk menghindari tuduhan sebagai "pelakor", Anto datang kepadaku dengan membawa surat cerai dan berkata, “Profesor Jihan dulu pernah membantuku. Sebelum beliau meninggal, dia memintaku untuk menjaga Vior. Sekarang kejadian seperti ini terungkap, aku tak bisa tinggal diam.” Selama bertahun-tahun, Vior selalu menjadi pilihan pertama Anto. Di kehidupan sebelumnya, saat mendengar kata-kata itu, aku hancur dan marah besar, bersikeras menolak bercerai. Hingga akhirnya aku menderita depresi berat, tetapi Anto, hanya karena Vior berkata, “Kakak nggak terlihat seperti orang sakit,” langsung menyimpulkan bahwa aku berpura-pura sakit, menganggap aku sengaja bermain drama. Dia pun merancang jebakan untuk menuduhku selingkuh, lalu langsung menggugat cerai. Saat itulah aku baru sadar bahwa aku selamanya tak akan bisa menandingi rasa terima kasihnya atas budi yang diterimanya. Dalam keputusasaan, aku memilih bunuh diri. Namun ketika aku membuka mata lagi, tanpa ragu, aku langsung menandatangani surat cerai itu. Tanpa ragu, aku menandatangani surat perjanjian cerai itu.
27.2K viewsCompletedAdded to Library 706 Times as contoh plot
Read
+Library
Harga Sebuah Keluarga

Harga Sebuah Keluarga

Saat aku berusia tujuh tahun, ayahku meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil. Tak lama kemudian, ibuku menikah lagi dengan cinta pertamanya dan membawaku tinggal bersama keluarga barunya. Pada makan malam pertama di rumah itu, ayah tiriku mengumumkan sebuah aturan keluarga. "Mulai sekarang, di keluarga ini masing-masing menanggung biaya hidupnya sendiri." Saat itu aku mengambil sepotong daging sapi dan memakannya. Namun setelahnya, ayah tiriku meminta aku yang baru berusia tujuh tahun membayar enam juta untuk biaya makanan tersebut. Aku menoleh ke arah kakak tiriku yang sedang makan dengan lahap. "Kakak juga makan daging sapi. Kenapa Papa nggak minta Kakak bayar?" "Karena dia anak kandung Papa," jawab ayah tiriku. "Papa sayang dia, jadi dia punya hak istimewa karena ada hubungan darah." Aku pun memandang Ibu. Ayah tiriku melanjutkan, "Mamamu itu istriku. Papa cinta dia, jadi dia juga punya hak istimewa." "Sedangkan kamu, kita nggak punya hubungan darah, juga nggak ada ikatan perasaan. Papa nggak punya kewajiban untuk membesarkan kamu."
2.1K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as contoh plot
Read
+Library
Kepatuhanku Dianggap Sepele

Kepatuhanku Dianggap Sepele

Seminggu sebelum pernikahan, tunanganku, Yudha Gunardi tiba-tiba membatalkan nikah tamasya keliling dunia yang telah kupersiapkan selama dua tahun. Kupikir dia hanya salah pencet, jadi aku langsung membuka tablet untuk menghubungi konsultan pernikahan kami. Saat membuka Whatsapp yang terhubung dengan akunnya, kulihat pesan dari teman-temannya terus muncul satu per satu di layar. [Cuma karena keinginan Monika, kamu tega batalin pernikahan tamasya yang udah direncanain bersama calon istrimu? Sekarang bahkan seluruh urusan pernikahan kamu serahin ke dia?] [Acara itu 'kan impian terbesar tunanganmu! Semua orang tahu, bahkan saat penyakit jantungnya kambuh pun dia tetap maksain diri nyusun rencana perjalanan itu. Apa kamu nggak takut dia batalin pernikahannya begitu tahu semuanya?] Dengan tangan gemetar, aku membuka kotak percakapan itu. Tunanganku membalas dengan tak acuh: [Bahkan hidupnya aja udah dia kasih sama aku, masa dia masih ributin soal bentuk pernikahan? Monika cuma ingin sekali aja merancang sebuah pernikahan. Itu impiannya.] [Tenang aja. Dia lebih peduli pada pernikahan ini daripada siapa pun. Demi aku, dia bahkan udah kasih setengah jantungnya. Dia cinta padaku setengah mati. Kalaupun tahu, dia nggak mungkin ninggalin aku. Paling hanya ngamuk dua hari, lalu akan kubujuk dan semuanya selesai.] Aku menarik napas dalam-dalam, menekan gejolak di dadaku, lalu berbalik menatap pria lain dan berkata, "Mau nikah denganku? Semuanya udah siap. Yang kurang hanya pengantinnya."
3.8K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as contoh plot
Read
+Library
Luka Yang Kutinggalkan

Luka Yang Kutinggalkan

Dengan kursi roda, aku memasuki aula pesta ulang tahunku yang diadakan oleh Willy. Aula yang tadinya ramai itu langsung hening seketika saat melihatku. Orang-orang yang datang ke sini masing-masing punya tujuan sendiri dan jelas bukan untuk merayakan ulang tahunku. “Itu si Joice, tunangan cacatnya Pak Willy?” “Iya, tapi sebenarnya Pak Willy itu cintanya sama Nona Anna. Barusan aku lihat mereka ciuman di pojokan.” Mereka menutupi mulut dengan gelas anggur sambil membicarakanku dengan seenaknya, mengira aku masih sama seperti dulu, cacat dan tuli. Namun, yang mereka tidak tahu, pendengaranku sudah pulih minggu lalu. Jadi, semua hinaan mereka sudah bisa kudengar jelas sekarang. Dan tunanganku, Willy hanya berdiri di samping tanpa menghentikan omongan mereka. Sepertinya dia lupa, aku jadi seperti ini karena menyelamatkannya. Saat kecelakaan itu, akulah yang mendorongnya menjauh dan aku sendiri tertabrak mobil. Saat aku berhasil diselamatkan, Willy pun bersumpah akan menjagaku seumur hidup. Tapi, hanya waktu tiga tahun saja, dia sudah berubah. Ponselku berdering. “Nona Joice, replika jenazahmu sudah selesai. Mohon balas pesan ini untuk konfirmasi, maka layanan kematian palsu akan langsung aktif. Kami akan mengirimkan jenazah itu ke pernikahanmu dengan Pak Willy dalam lima hari.” Tanpa ragu, aku menekan tombol konfirmasi. Willy, selamat atas pernikahanmu.
35.4K viewsCompletedAdded to Library 708 Times as contoh plot
Read
+Library
Satu Dekade Gairah Terlarang

Satu Dekade Gairah Terlarang

"Jangan jilat di sana, Pak ... suami saya telepon ...." Aku mengangkat telepon itu dengan perasaan malu dan serba salah. Tidak ingin biarkan suami di seberang telepon tahu bahwa di antara kaki istri tercintanya, saat ini tengah menjepit kepala pria lain ....
48.3K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as contoh plot
Read
+Library
Suami dan Putraku Alergi Terhadapku Setiap Musim Dingin, Aku Memilih Pergi

Suami dan Putraku Alergi Terhadapku Setiap Musim Dingin, Aku Memilih Pergi

Musim dingin telah tiba lagi. Setiap musim dingin, suami dan putraku akan mengalami alergi terhadapku tanpa alasan yang jelas. Seluruh tubuh mereka akan dipenuhi ruam dan penyebab alerginya tidak diketahui sampai sekarang. Oleh karena itu, mereka menjaga jarak denganku dan pindah ke rumah lain. Bahkan ketika aku jatuh dan kepalaku berlumuran darah, mereka juga tidak kembali. Meskipun aku dirawat di rumah sakit setelah kecelakaan mobil, aku tetap harus menghadapinya sendirian. Kami menjadi keluarga yang paling asing karena aku bisa membunuh mereka. Aku menanggung dinginnya musim dingin sendirian dan menunggu dalam kesepian. Aku tidak berhenti berharap musim semi yang hangat akan membawa kembali keluargaku yang tercinta. Namun, aku tidak sengaja mendengar percakapan mereka. "Papa, kita cuma bisa ketemu Mama Nancy di musim dingin setiap tahun. Memangnya kita nggak bisa buat alergi ini berlangsung sedikit lebih lama lagi?" Mama Nancy? Teman masa kecil suamiku? Suamiku mengacak-acak rambut putra kami. "Mengonsumsi terlalu banyak obat alergi itu nggak baik. Mama Nancy juga akan khawatir. Papa akan bawa kamu kemari kalau ada waktu." Putraku pun bertepuk tangan. "Hore! Aku paling suka permen mangga di musim dingin! Dengan begitu, aku bisa bertemu Mama Nancy lagi!" Mangga adalah alergen mematikan yang selama ini berusaha kuhindarkan dari putraku! Setelah berdiri lama di tengah angin dingin, aku diam-diam pulang. Ketika musim semi kembali, aku menarik kembali semua perhatianku. "Makan saja apa pun yang kamu mau. Kalau kamu merasa aku menganiaya anak, silakan hubungi polisi. Aku nggak mau hak asuhmu."
1.8K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as contoh plot
Read
+Library
PREV
1
...
1213141516
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status