Jalan Sunyi sang Pendekar
Merasa diabaikan, anak kecil itu kembali berkata, “Paman, kenapa kau diam saja? Tolong jawab aku! Kenapa semua orang diam saja sih?”
Pria itu mengambil kertas dan pena dari tas kulitnya, lalu menulis sesuatu dengan tangan gemetaran. Setelahnya, ia menyerahkan kertas itu pada keponakannya.
Setelah menerima kertas itu, anak kecil itu membaca isi kertas tersebut dalam hati. ‘Kau sedang mengalami gangguan pendengaran, Nak. Jadi, untuk sementara waktu ini, kau tidak dapat mendengar suara apa pun. Tapi kau tenang saja! Selama pendengaranmu belum pulih, paman akan selalu menjagamu.’
Hot Chapters