Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
IPAR GAK ADA AKHLAQ

IPAR GAK ADA AKHLAQ

Luna tersulut emosi mendengar ocehan Lita. "Hahhaha, tahapan yang seperti apa? Bisa jelasin gak kamu? Ibarat orang ngelamar kerja nih, kamu tuh gapake ikut test wawancara, psikotest, interview danlainnya. Tapi...pake jalur orang dalem, alias nyogok. Wkwkwkwk bener ga tuh? Lagian ya, istri abdi negara kok attitude nya buruk banget, tidak mencerminkan adab-adab"
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 459 kali sebagai contoh tata kelakuan
Baca
+Pustaka
SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK

SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK

“Coba periksa lagi nama yang kukirimkan tadi. Barangkali kau salah.” "Sangat yakin, Kael. Gejala yang kau ceritakan, ketakutan ekstrem akan kritik, menarik diri saat merasa terancam, dan cara dia memanipulasi situasi agar rahasianya tidak terungkap itu klasik," sahut suara pria di telepon. "Itu disebut Avoidant Personality Disorder. Dia tidak merasa aman. Di matanya, semua orang adalah ancaman yang siap menilainya."
1036.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai contoh tata kelakuan
Baca
+Pustaka
PENDEKAR MACAN TUTUL

PENDEKAR MACAN TUTUL

Ki Martani dan Arya Wening manggut-manggut mendekar penjelasan Panji Jagat. “Begitukah, Angger Panji?” “Tentu, Ki Martani.” “Jadi … bisa dikatakan, seseorang yang memutuskan untuk bersetia pada seorang pemimpin maka sikap dan wataknya akan terpengaruh oleh pemimpinnya?”
8.97.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai contoh tata kelakuan
Baca
+Pustaka
KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA

KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA

Dan terhadap penari atau pun penonton yang mengalami trans disosiatif ini akan segera disembuhkan oleh sang pawang yang sudah siap jika terjadi hal demikian. Namun syukur-syukurnya, Alex atau di antara ketujuh temannya tidak terpengaruh oleh kondisi itu. Karena mungkin karena mereka menikmatinya dengan perasaan riang dan takjub saja. Justru yang terkena adalah putri dari Pak Kades yang duduk bersebelahan dengan Zara, dan beberapa penonton lainnya.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai contoh tata kelakuan
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DENDAM SANG PEWARIS

PEMBALASAN DENDAM SANG PEWARIS

jawab Catrina, panjang kali lebar dengan raut muka yang tenang. Calvin semakin merasa tertekan, entah kenapa, melihat sikap Catrina yang sekarang, dia ingin memilikinya sepenuhnya, Catrina sangat bisa mengontrol emosi, prilaku tenang dan tata bahasa yang mampu membuatnya mencerna kata-kata yang keluar dari mulutnya, karena seperti langsung memasuki isi kepalanya.
1092.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai contoh tata kelakuan
Baca
+Pustaka
Dream first class

Dream first class

“Kenapa kita harus meniru?” “Kita tidak harus meniru, tapi secara umum—” “Umum itu apa?” Mata anak itu tidak berkedip sama sekali sampai-sampai Esa nyaris tersedak liur sendiri. “Ekhem,” dehamnya sedikit untuk pemanasan sebelum melanjutkan penjelasan. “Umum itu adalah orang banyak, secara menyeluruh, atau contohnya nih, kebanyakan orang biasanya melakukan hal yang sama, itu disebut ‘umum.’
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai contoh tata kelakuan
Baca
+Pustaka
Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan

Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan

Tatapan pria itu dingin dan sinis. Tatapan itu membuat Bertha makin gelisah. Seharusnya tidak seperti ini. Dia sudah memikirkan adegan ini berkali-kali sebelum pria itu pulang. Dia harus bersikap sesuai penampilannya sekarang. Dia harus memasang ekspresi polos dan tampak menyedihkan, lalu memanfaatkan kesempatan unuk memeluk pria itu. Akan lebih baik lagi jika dia meluncurkan jurus maut dan memanggil Samuel dengan sebutan 'kakak'.
9.7429.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.6K kali sebagai contoh tata kelakuan
Tampilkan Ulasan (54)
Baca
+Pustaka
Oma Euis
ceritanya sangat menghibur dan kocak,, sangat suka dng gaya bahasa dan ceritanya ,the best pokonya. sudah bosan baca baca novel dng gaya cerita yg pemeran utama slalu di sakiti meskipun endingnya bahagia,, baca novel itu utk menghibur dan bahagia bukan jadi nambah mood kesel dan terbawa marah
Adelia
izin promosi novel kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Baca Semua Ulasan
Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya

Kuhancurkan Suamiku dan Gundiknya

seru Maura. Kiara tampak santai dan terduduk di depan meja kebesarannya. Dia melipat tangan di depan dada sembari menggoyangkan kaki, menatap penampilan wanita ini yang sebenarnya terlihat polos layaknya seorang anak SMA. Tetapi sikap dan mulutnya itu benar-benar di luar dugaan, sepertinya tidak mendapatkan ajaran baik tentang sopan santun dan tata krama. "Kamu itu diajarin tata krama nggak, sih?"
9.7257.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.3K kali sebagai contoh tata kelakuan
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN DI BALIK LENTERA

PEREMPUAN DI BALIK LENTERA

Di rumah bangsawan itu, tata krama bukan sekadar aturan. Ia adalah pagar tak terlihat yang menentukan siapa boleh mendekat dan siapa harus selalu tahu jarak. Ia mempelajarinya bukan dari buku, melainkan dari teguran halus dan tatapan yang terlalu lama. Dari cara seseorang berhenti bicara saat pelayan mendekat, lalu melanjutkannya kembali ketika pelayan itu menjauh. Dari perubahan sikap yang terjadi bukan karena kata, melainkan posisi tubuh.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai contoh tata kelakuan
Baca
+Pustaka
MANTANMU JADI ISTRI BOS

MANTANMU JADI ISTRI BOS

“Dan meski saya bukan dari keluarga terpandang, saya menjaga martabat saya. Saya tidak datang ke rumah orang lain dan merendahkan tuan rumahnya. Mungkin itu hal kecil, tapi cukup menunjukkan siapa yang lebih tahu sopan santun.” Ali tersenyum kecil, bangga. Sementara Akung tersenyum simpul sambil menyeruput teh nya. Sedangkan Rudi menyembunyikan senyum terkekehnya di balik ponsel yang diangkatnya setinggi wajah. Dahlia sudah menang tanpa teriak, tanpa memaki. Ia menang karena tahu kapan harus bicara dan bagaimana bicara. Dan itu jauh lebih menyakitkan bagi Tante Nuri, dibandingkan jika ia dibentak.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai contoh tata kelakuan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status