King of Trouble
Jemarinya menelusuri ukiran kecil di belakang liontin:
“Ad lunam et retro.”
(To the moon and back.)
Ia menutup matanya. Sebuah kenangan singkat muncul—tawa muda, tangan kecil yang menarik pergelangannya, dan suara Ophelia yang saat itu masih polos, memanggil namanya di bawah langit sore. Dan sekarang, perempuan yang sama tidur di ranjangnya, tanpa ingatan akan masa lalu yang menjerat mereka. Edward mengepalkan tangan, kalung itu tergenggam erat di antara jemarinya. Ia tahu apa yang ia rasakan bukan hal yang pantas, tapi di antara keheningan malam dan derasnya hujan, yang tersisa hanya satu hal: keinginan untuk memilikinya, dengan cara apa pun yang dunia sebut salah.
Hot Chapters