Video Syur yang Ditonton Putriku
"Iya, San. Titip Qila. Jaga dia baik-baik, dan tolong katakan kepadanya kalau saya minta maaf karena sudah membuat dia merasa trauma!"
"Iya, Pak!" Sani segera menutup pintu, menguncinya dari dalam kemudian menghampiri Syaqila yang masih duduk dengan peluh membasahi sekujur tubuh.
Kini, buliran-buliran bening nan asin meluncur tanpa permisi melewati pipi Haris. Dia merasa sangat menyesal karena dulu tidak mempertebal iman, sehingga harus terjerat cinta terlarang yang membuatnya gelap mata, menyakiti buah hati dan akhirnya sekarang tidak satu anaknya pun yang mau menerima dia.