Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Diam-Diam Menjadi Hunter Terkuat

Diam-Diam Menjadi Hunter Terkuat

Dia masih terperangah karena situasi yang dihadapinya, namun insting berburunya tidak membiarkan pria itu untuk panik seperti anak-anak muda di belakangnya—justru sebaliknya, Kapten Hills terlihat begitu semangat. “Bukankah itu sudah jelas?” ungkap Orion, ingin sekali ia memutar bola mata karena rasa jengah yang dirasakannya. Namun, Orion tidak melakukan hal itu, ia malah tersenyum tipis seperti seorang penonton yang tengah menonton sebuah pertunjukan menarik. Orion melanjutkan perkataannya lagi. “Daripada dikatakan dungeon level rendah, sebuah dungeon yang dihuni oleh dua monster level S seperti Leviathan dan Kraken cocok dimasukkan sebagai kategori dungeon level S atau bahkan lebih tinggi
103.7K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as damien 2
Read
+Library
Api Dendam Brianna

Api Dendam Brianna

“Sepertinya dugaanku benar.” Damian mampir ke salah satu restoran cepat saji untuk membeli burger, kentang goreng, dan makanan lainnya. Dia sengaja tidak memesan minuman karena dia lebih suka air putih daripada soda. Semua kantong berisi makanan itu dia bawa sendiri saat kami sudah tiba di gedung apartemennya.
1012.9K viewsCompletedAdded to Library 257 Times as damien 2
Read
+Library
Badmilove 2

Badmilove 2

Irwan mengangguk “Aku akan mengusahakannya.” Tarikan tangan Irwan pada wajah Naila membuat wajah mereka dekat dan bibir mereka bersentuhan, mata Naila terbuka saat bibir Irwan berada di bibirnya dengan melumat perlahan. Memejamkan mata menikmati ciuman yang Irwan berikan, ciuman yang awalnya kecupan menjadi semakin dalam dan membuat jantung Naila berdetak kencang.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as damien 2
Read
+Library
DEMONice

DEMONice

Mereka berdua berteriak dan menangis saat melihat lenganku. "Apa yang terjadi-- " Saya melihat Bibi Lily keluar dari rumah; dia meraih tangan Relyon dan Kervi. Dia menatapku dan aku bisa melihat ketakutan di matanya saat dia menatapku. Aku melihat lagi ke dahan yang tersangkut di lenganku. Saya menyentuhnya dan melepasnya, memejamkan mata kesakitan. Paman Robert menghampiriku dan segera menutupi lukaku dengan kain. Banyak darah menetes di sana. Aku bangun, dan kami memasuki rumah.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as damien 2
Read
+Library
Dendam Anak Tiri

Dendam Anak Tiri

Dani, nama detektif sewaannya, terpampang di layar. Gadis itu sedikit heran, Dani menghubunginya kembali padahal tadi mereka baru saja berteleponan. "Ada apa, ya?" gumamnya yang kemudian mengangkat panggilan itu. "Halo," sapanya lebih dulu. "Bagaimana? Tugas kamu yang saya perintahkan untuk merusak rem mobil Rista sudah kamu lakukan?" tanyanya tanpa mengalihkan pandangannya dari layar laptop.
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 265 Times as damien 2
Read
+Library
Om Duda! 2

Om Duda! 2

Dengan cepat tangan Disya membuka penutup storage box itu—salah satu yang ada di dalamnya adalah dua buku diary yang lumayan cukup tebal. Dua buah test pack tertempel apik di lembaran pertama salah satu buku diary berwarna hitam itu—buku pertama yang entah kenapa membuat Disya tertarik untuk membukanya walaupun bagian cover buku sudah terlihat cukup usang, tidak ada tulisan apapun selain emoticon senyum di lembaran itu.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 164 Times as damien 2
Read
+Library
DENDAM IBU TIRI

DENDAM IBU TIRI

cecar Amaliya yang sudah muak dan tidak berhasil mengusir Dygta keluar dari rumahnya. Dygta berbalik arah, menghampiri Amaliya yang berada di ruang tamu. Dengan wajah diliputi dendam dan amarah. "Apa, kamu mau laporin saya ke polisi?! Oh, silakan, aku nggak takut!" bentak Dygta, ia berjalan terus mendekat perlahan ke arah Amaliya. Amaliya memutar arah, mengambil gawai yang ada di dalam tasnya. Dygta terus mendekat, netranya terus tajam menatap Amaliya. Wajahnya memerah menahan amarah yang sudah dipuncak.
5.58.5K viewsCompletedAdded to Library 186 Times as damien 2
Read
+Library
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

Dia merasa kamar ialah satu-satunya tempat yang paling aman untuk saat ini. Arman meringkuk di ranjangnya sembari memasang telinga lebar-lebar. Bunyi sesuatu yang tajam seperti mencakar dinding, mendekat dan semakin mendekat, lalu berhenti. Tak lama kemudian menjadi hening, tak ada lagi suara-suara yang mengganggu. Hanya desau sisa angin yang makin lama makin menghilang. Selebihnya suara katak rawa yang gembira ketika hujan hendak turun ke bumi.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 245 Times as damien 2
Read
+Library
DHAMPYR BESIDE ME

DHAMPYR BESIDE ME

bisiknya hingga membuat bulu kuduk Franie berdiri. Ternyata... Begini rasanya.. saat iblis berada disampingmu. Neon.. mengebaskan sayap abu-abunya dengan bebas.. membiarkan taringnya mencuat.. semakin membuat Franie tertekan. Itu adalah rupa Dhampyrnya yang selalu ia perlihatkan kepada Franie di dalam mimpi. Moist merah pekatnya menghunus Franie hingga tubuh ringkih wanita itu terus bergetar takut.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as damien 2
Read
+Library
Pura Pura Pacaran dengan Selebriti 90 Hari

Pura Pura Pacaran dengan Selebriti 90 Hari

wajahnya keliatan ragu. “Gue bakal buktiin, La. Lo gak akan takut lagi.” Damian melangkah pergi dengan langkah mantap, layar HP-nya masih nyala… pesan terakhir dari temannya di lab muncul. “Gass.. Gue dating….” *** Jam udah nunjukin hampir tengah malam.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as damien 2
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status