DENDAM
Aku berlari untuk bersembunyi, di belakang pos Satpam.
"Hallo, apakah benar, ini rumah Bu Mumun?" tanyanya, menyebut nama Ibuku.
"Benar," jawab Mamang.
"Saya Anton, keponakannya dari Surabaya! Boleh saya bertemu, Bu Mumun."
"Kebetulan Bu Mumun saat ini tengah sakit, ia mengalami stroke."
"Siapa Mang?" tanyaku, langsung keluar dari tempat persembunyian. Om Anton pasti tidak mengenaliku.