Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam Sang Primadona

Dendam Sang Primadona

Ia tidak lagi sekadar seorang wanita yang ingin membalas dunia, tapi seorang ibu yang ingin menciptakan dunia yang lebih baik. Dimitri muncul dari dapur, mengenakan apron berwarna krem, membawa dua cangkir teh hangat. Pandangannya jatuh pada Ayla yang sedang mengusap perutnya dengan lembut. "Kau bangun lebih pagi dari biasanya," ujarnya sambil duduk di sampingnya. Ayla tersenyum. “Aku tidak bisa tidur. Mimpi tentang masa lalu... tapi kali ini, aku tidak merasa takut lagi.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as dampo awang
Read
+Library
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

"Ta da! Apakah kamu suka?" Suara Damar terdengar ceria sampai nyaris kekanak-kanakan sehingga memecah ketegangan yang masih menyelimuti ruang kerja Mela. Mela menaikkan sebelah alisnya setelah mendengar pertanyaan Damar yang baru saja menyajikan makan siang di atas meja kopi kecil di kantornya. Damar terlihat bangga berdiri di samping nampan yang penuh dengan hidangan. Ada kotak sushi premium dengan penataan yang artistik, sup miso hangat, dan bahkan sebotol kecil sake non-alkohol.
855 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as dampo awang
Read
+Library
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Ucap Alfi. “Berisik! Jangan bertingkah seolah-olah kau sudah lama mengenalku!” Seru Awan mengacungkan pedangnya. “Kita memang baru kenal, tapi kau harus tahu bahwa aku peduli padamu! Awan, kita tidak perlu melakukan ini.” Ucap Alfi. Iru jingga pun menyelimuti bilah pedangnya. “Varytita: 1000000 Ton!” Seru Awan mengayunkan pedangnya secara horizontal.
916.0K viewsOn holdAdded to Library 335 Times as dampo awang
Read
+Library
Istri Kontrak Tuan Sultan

Istri Kontrak Tuan Sultan

Beberapa tamu pura-pura berbincang lagi, mencoba mengalihkan perhatian, seolah tidak ada yang barusan terjadi. Di tengah itu, seorang pria paruh baya dengan jas abu-abu elegan melangkah mendekat. Wajahnya ramah, senyum terukir lebar, namun matanya menyimpan kilat penuh hitungan. Ia menunduk sopan pada Sultan dan Queen. “Selamat malam, Tuan Sultan, Nyonya Queen,” sapanya dengan suara berwibawa. “Saya Damar Arwindo, dari Asindo Corp. Sudah lama ingin menyapa langsung.”
1.0K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as dampo awang
Read
+Library
Pengawal, Jangan Bikin Aku Ketagihan !

Pengawal, Jangan Bikin Aku Ketagihan !

Aroma wangi Bau Mawar alami bercampur bau maskulin keringat jantan Daman menyapu indra penciuman sang nyonya muda. "Kamu bener-bener Pengawal Spek Dewa paling mematikan di dunia, Dosa Berjalan..." bisik Arini dengan suara serak yang bergetar kagum. "Tembakan dua peluru Anda tadi sangat akurat dan menyelamatkan posisi saya, Arini," bisik Daman meraba tengkuk halus sang wanita. Daman menundukkan wajahnya, mengangkat dagu Arini secara dominan hingga pupil mata mereka saling mengunci.
657 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as dampo awang
Read
+Library
Hello Wife, The Tyran Ceo.

Hello Wife, The Tyran Ceo.

"kau sangat cerdas. ngomong-ngomong dari mana kau tahu bahwa alvian pasti memiliki video berharga?" damo tersenyum ada pujian yang dia terima. "tuan, aku selali menjelajah dalam setiap wakyu luang. malam itu, aku taksengajamelihat akun milik tuan alvian tampil dan mengudara meretas beberapa sistem, dan aku tak sengaja untuk meretas komputernya. aku menyalin semua data yang dia simpan dalam komputernya dan aku menemukan video tersebut. saat ini, aku yakin tuan alvian sangat terkejut."
8.623.1K viewsCompletedAdded to Library 601 Times as dampo awang
Read
+Library
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

tanya Damian. Pria yang berdiri di samping Edgar adalah seorang Marquess yang bernama Damian. Tetapi, kedudukan Damian hampir setara dengan Edgar, meskipun jarak umur Damian lebih tua dibanding Edgar yang seumuran dengan Aslan. Damian belum sekuat Edgar. Edgar menjawab pertanyaan Damian, “Kau benar, Duke. Ada beberapa musuh yang mengawasi kerajaan ini dari dunia manusia. Bahkan aku khawatir ada penyusup di Kerajaan ini.”
103.5K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as dampo awang
Read
+Library
DENDAM SANG PEWARIS

DENDAM SANG PEWARIS

Daniel menyentak napasnya kuat, lalu bangkit dari tidurnya. Dia dengan malas melangkah menuju pintu dan membukanya. Raut wajahnya langsung berubah saat seorang pengawal berdiri di hadapannya sambil menyodorkan secangkir kopi panas untuknya. "Kopi latte untuk anda, Tuan. Maaf sudah mengganggu anda. Anda terlihat sangat lelah, karena itu kami memutuskan untuk memesan kopi untuk anda," kata pengawal itu.
9.57.1K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as dampo awang
Read
+Library
Dendam Saudara Kembar

Dendam Saudara Kembar

"Iya dong sayang" Radit memutar tangan untuk melihat benda bulat yang melingkar di sana. "Oh iya sayang, aku harus segera pergi" ucapnya setelah melihat benda itu menunjukkan angka 10. Michella memayungkan bibir. "Hm...Kitakan baru bertemu. Aku masih kangen" gerutu Michella. "Iya sayang, aku juga masih kangen, tapi tuan besar pasti marah jika aku terlalu lama. Kamu enggak mau kan hanya karena sedikit semua usaha kita gagal"
103.8K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as dampo awang
Read
+Library
Dendam Kaisar Surgawi

Dendam Kaisar Surgawi

Dendam itu, benci itu… seperti api yang tak pernah padam. Di tengah lamunanku, aku tidak sadar kalau langkahku sudah membawaku ke tepi sungai kecil di dekat desa. Airnya jernih, memantulkan wajahku. Dan ketika aku menatap bayangan itu… aku tidak tahu kenapa, ada rasa asing. Mungkin karena aku masih belum terbiasa melihat wajah baru ini—wajah Lin Feng yang sebenarnya. Wajah yang penuh bekas luka dan kelelahan.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as dampo awang
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status