Dendam Sang Tumbal
Tampak wajah Ningsih sangat marah, Darsima menunduk, air matanya menitik, wanita itu mengangguk sedih, lalu duduk bersila, melakukan ritual memanggil Jenggala Manik, iblis peliharaannya.
Darsima menyalakan bara di bokor, kemudian di taburi dengan kemenyan. Suara kemenyan yang terbakar pun terdengar. Asap mulai mengepul, aroma kemenyan pun menguar memenuhi ruangan itu, Darsima mengucapkan mantra dengan berbisik-bisik, Ningsih tidak dapat mendengar dengan jelas.
"Apa maumu Darsima? Sepertinya penting sekali, grrrrrr," tanya Jenggala Manik.
Hot Chapters