Sisa Cahaya di Jalan Gelap
Namun pria itu tetap diam, tidak menilai, tidak menghakimi hanya menatapnya dengan mata yang hangat.
“Kamu tahu?” ucap pria itu perlahan. “Perempuan itu rumit, iya. Tapi sekaligus indah. Bukan karena tubuhnya, melainkan karena hatinya. Aku percaya, bahkan dari tempat tergelap sekali pun, perempuan masih bisa menemukan cahaya. Kamu juga bisa, Ratri.”
Nama itu disebut begitu lembut, membuat Ratri tersentak. Ia bahkan tidak pernah menyebutkan namanya.
Hot Chapters