Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
After We Kissed

After We Kissed

“Kalau mau kabur kenapa juga aku harus menunggu sampai hari H nanti. Sekarang pun juga bisa aku lakukan. Nggak usah kebanyakan nethink deh sama orang. Mas pergi saja sana. Aku nanti bisa pulang sendiri naik taksi online.” Senyuman Abraham membuat Laura bergidik. Laki-laki itu bahkan tidak membantah seperti biasanya. Abraham hanya kembali melemparkan senyuman yang benar-benar membuatnya tidak nyaman. “Mas Abe kenapa sih?” tanya Laura kesekian kalinya. “Nggak kenapa-napa. Ya sudah, ayo kita ke percetakan undangan terus pulang.” “Loh, katanya Mas tadi kosongnya cuma sampai jam enam. Nggak jadi?”
9.977.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Tampilkan Ulasan (94)
Baca
+Pustaka
Zahira
aku kok lebih suka gavin ya, thor. secara mereka sudah pacaran dua tahun. lalu laura minta nikah dia belum siap. mungkin dia belum cukup siap untuk menjalani pernikahan. tapi malah dicap jahat oleh laura. lalu gavin kembali, ia menerima permintaan laura untuk menikah. tetapi laura udah gak mau.
Nanoy
Sdh selesai baca. Bagus & layak bintang 5. Bbrp novel yg sdh aq baca *novelme, ini penyajian & bahasanya gk bertele2. & yg bagusnya lg, si org ke3 di novel ini gk sampai bikin PU nya celaka, Alana jahatnya gk kyk disentron2/di novel lain ^^, sm halnya dgn Gale. Logis aja.
Baca Semua Ulasan
Cinta yang Tak Diundang

Cinta yang Tak Diundang

Harold dan dia. "Saat ini aku pun harus segera pergi. Beberapa menit lagi, aku ada rapat dengan ketua tim lainnya. Kita akhiri sampai di sini saja. Jadi, aku mohon undur diri, permisi," pamit Sagara dengan sopan santunnya.
1013.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 424 kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
(Not) A Wedding Agreement

(Not) A Wedding Agreement

Mereka tidak menuliskan ketentuan khusus dalam undangan yang disebar dan membebaskan siapa pun datang di waktu yang diinginkan. Tenang saja. Tidak ada masalah dalam prosesi membahagiakan tersebut. Tidak ada drama tak penting, seperti membatalkan pernikahan di detik-detik terakhir, kabur dari acara, atau perilaku lain yang sering muncul dalam adegan drama atau sinetron. Mereka sudah dewasa untuk tahu mana tindakan yang boleh dilakukan dan tidak. Jika memang tidak ingin menikah, mereka harus membatalkannya jauh-jauh hari sebelum undangan dikirim, bahkan sebelum rencana pernikahan disusun. Dengan begitu, tak ada pihak yang dipermalukan. Dan si calon pengantin bisa move on tanpa mendapat cibiran
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Undangan

Undangan

Kenyataan itu tidak bisa Erin terima begitu saja. Walaupun Rayhan tetap menelepon balik, tetap saja perasaan Erin tidak karuan. Rencananya mengajak Rayhan makan malam ditolak mentah-mentah. Padahal Erin sudah tidak bisa menahan rindunya terlalu lama. Bahkan Rayhan tidak pernah muncul sejak Rayhan singgah sebentar di rumahnya lalu pergi tanpa pamit pada malam pernikahan bosnya itu. Tidak ada kabar, tidak ada pesan atau telepon. Erin merasa terabaikan begitu saja. Harusnya dia tidak mengatakan perasaannya terburu-buru. Erin merutuki dirinya sendiri atas tindakan bodohnya itu. *
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Tanpa Status

Tanpa Status

Ia mulai berpikir, jika ia pulang ke kotanya dan meninggalkan sewa apartemen dan pekerjaannya, akan sangat sayang dengan uang yang sudah ia keluarkan. Nico berdiri dan mulai beranjak dari sana setelah membayar minumannya. Ia hendak berjalan keluar namun begitu ia berbalik, lengannya bertabrakan dengan bahu wanita anggun itu. "Maaf!" ucap Nico cepat-cepat namun wanita itu tak memedulikannya dan terus berjalan melewati Nico. Nico sempat melihat sorot mata wanita itu, begitu hampa dengan wajah moleknya namun wanita itu terus berjalan hingga ia keluar dari bar.
103.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Kuturunkan badan untuk mensejajarkan tinggi kami saat menjawabnya. Tanpa pamit atau bicara apapun, laki-laki yang sampai sekarang belum kutahu siapa namanya itu pergi begitu saja dengan anaknya. Bukan maksudnya tidak ikhlas membantu, tapi responnya pergi itu menurutku sedikit tak sopan. Astaga! Kenapa jadi memikirkan orang itu? Terserah dia mau pamit atau tidak. Kenapa jadi aku yang repot?
1029.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 927 kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Proper Motion

Proper Motion

Ketika memeriksa ponsel, Samita menemukan pesan berpamitan dari lelaki itu, disertai permintaan maaf karena meninggalkan apartemen tanpa berpamitan secara langsung. As if that’s not a common thing he always does whenever he comes around, pikir Samita, lalu mengetikkan balasan bernada sarkas sesuai dengan yang terlintas di pikirannya barusan. Setelahnya, perempuan itu bangkit dari ranjang dan bersiap untuk berangkat ke kantor.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Kepergian Tanpa Tanggal Pulang

Kepergian Tanpa Tanggal Pulang

lagi? Sungguh konyol sekali. Aku menarik kembali tanganku, seringai tipis muncul di sudut mulutku, aku mengucapkan kata demi kata, “Sudah kukatakan sejak awal, sejak kalian meninggalkanku, kita tidak punya hubungan apa pun lagi.” “Jangan gunakan kasih sayang keluarga untuk mengikatku, kalian tidak pantas mendapatkannya.”
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Setelah Pergi, Cintamu Tak Lagi Kubutuhkan

Setelah Pergi, Cintamu Tak Lagi Kubutuhkan

“Nanti malam saja. Kita buka sama-sama waktu makan malam.” Ia pun tertawa lepas. Ia nggak tahu, sore nanti aku akan pergi. Demi ulang tahunnya hari ini, ia batalkan semua pekerjaan. Ia juga mau sekalian rayakan ulang tahunku yang terlewat tujuh hari lalu. “Mau ke mana? Jalan-jalan ke Gunung Framo?” Gunung Framo adalah tempat kami saling mengikat janji di masa muda. Tempat itu punya arti yang istimewa bagi kami berdua.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Menantu Pahlawan Negara

Menantu Pahlawan Negara

Harus diakui bahwa tindakan seperti ini sangat membutuhkan keberanian. Ardika mengambil minuman bersoda di atas meja dengan gerakan tidak cepat, juga tidak lambat, lalu meneguknya seteguk sebelum menatap Kavano dan berkata dengan acuh tak acuh, "Apa ada yang membuat peraturan seorang menantu benalu yang pergi tanpa membawa apa-apa nggak boleh menghadiri pesta perayaan hari ini?" "Apa ada pula yang membuat peraturan orang yang mengayuh sepeda sewaan nggak boleh menghadiri pesta perayaan?"
8.82.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66.5K kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Tampilkan Ulasan (624)
Baca
+Pustaka
Arjun Mubarak
ini yg idiot ardika apa luna istrinya atau penulisnya yg idiot udah sejauh ini ceritanya masa istrinya sendiri msih blm tau indentitas suaminya...pdahal fasilitas serta kemewahan yg di nikmati oleh keluarga istrinya semua dri ardika... seluruh penduduk kota tau siapa ardika istrinya sendiri ga tau..
Muh Arsyad Gassing Al-Makassary
Kenapa Posting sedikit sedikit Beginilah,Ini Penulisnya Yg Dungu atau GoodNovel yg TDK beres, sy akan Screenshot ini baru Share klo ini Aplikasi kurang menyenangkan, maksud saya adalah apa ruginya kalian posting banyak²Bab setiap, kan kita juga bayar membacanya, Dasar emang Dungu dan Goblok............
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status