Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lupa Cara Pulang

Lupa Cara Pulang

nyata. Aku menarik napas panjang, menatap langit yang mulai berubah warna. Awan-awan tipis menggantung seolah menunggu malam datang. Bayangan tentang rumah kembali menghantui pikiranku. Aroma masakan ibu, suara televisi yang tak pernah dimatikan, dan suara pintu yang selalu dibuka dengan keras oleh ayah. Semua itu mendadak terasa asing, seperti mimpi yang kabur. "Re," suara Naya memecah lamunanku. "Kalau suatu saat kamu pulang... dan mereka tidak menerimamu lagi, kamu akan bagaimana?"
864 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka

Maaf, Sudah Berlalu

"Pernikahannya tinggal 24 jam lagi, ini adalah malam lajang terakhirku. Malam ini aku akan merayakannya dengan teman-temanku. Kamu nggak perlu menungguku." Dia jarang sekali melapor padaku. Dulu aku pasti akan sangat senang. Namun, sekarang setelah aku merenungkannya, aku baru sadar bahwa ada banyak kebusukan di balik semua ini. Ini adalah malam lajang terakhirnya. Leon mengundang semua orang, bahkan rekan kerjaku yang tidak terlalu aku kenal, tetapi hanya aku yang tidak diundang. Namun, ini adalah terakhir kalinya dia perlu melapor padaku.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Kuburan Cinta Hubungan Sepuluh Tahunku

Kuburan Cinta Hubungan Sepuluh Tahunku

Sama seperti saat dia hanya berani membuat keributan di pesta pertunangan, tetapi tidak berani untuk tidak datang. Malam itu, aku pergi menghadiri undangan pesta perpisahan seorang teman sebelum dia pergi ke luar negeri. Sesampainya di sana, aku melihat Doni juga ada di sana, dia terus menatapku tanpa henti. Temanku tampak merasa bersalah. "Aku nggak mengundangnya. Dia datang sendiri, dan aku nggak enak menolaknya."
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Desahan yang Didengar Anakku

Desahan yang Didengar Anakku

"Aku pamit." Setelah pamit, Bastian melangkah, hendak meninggalkanku. Namun baru beberapa langkah saja dia malah menjedanya. Bastian kembali menoleh padaku. "Oh ya, Tar. Aku melupakan sesuatu. Aku memang berniat akan datang ke acara pernikahanmu, tapi di waktu yang sama, aku harus pergi ke Singapur dalam jangka waktu yang tak tentu. Jika aku tak sempat datang, aku mohon maaf. Bukan berarti aku tak merestui pernikahan kalian, tapi khawatir aku tak bisa pulang," ucapnya lagi kemudian pergi tanpa menunggu balasan dariku.
1025.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 990 kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Terjebak Suami Bohongan

Terjebak Suami Bohongan

Tidak Menginap “Bukankah sudah ada dalam perjanjian kau harus datang ke rumah Bos sebelum berangkat ke kantor?” “Maaf, aku tidak bisa!” “Kalau begitu, kau harus melakukan pekerjaanku!” “Baiklah, apa itu?”
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Namun, mungkinkah? Ah. Pria itu seperti hantu, yang kedatangannya amat mengejutkan tapi kemudian pergi begitu saja, sunyi senyap ... tanpa pamit, tanpa kata-kata perpisahan. Seperti jelangkung yang datang tak diundang, perginya juga tak diantar. ***
1099.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua (Istri)

Di Antara Dua (Istri)

"Mau angkut kursi dari mana lagi? Mau pesan makanan sebanyak apa dan di restoran mana? Berapa jam mereka akan masak dan berapa lama kami akan menunggu." "Lalu Kenapa kalian tidak datang tanpa memberitahukan, itu adalah salah kalian." "Tetap saja, mengadakan acara tanpa mengundang keluarga itu tidak sopan. Ini acara pernikahan Nabil dan Nabil adalah suaminya iklima, Iklima sendiri adalah anak kami. Perlukah itu diulang berkali-kali, dan haruskah saya bertanya kepada para saudagar elit serta pengusaha yang ada di sini, kalau perbuatan kami yang hadir adalah kesalahan?"
1064.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
CINTA  DATANG TAK TERDUGA

CINTA DATANG TAK TERDUGA

CERITA INI MASIH DI REVISI JANGAN DI BACA DULU "Alex, Abang pergi jemputin Mama, ingat lo di rumah sendiri!" triak bang Nugie dari lantai bawah. "Ya, Bang!" balasku, balik teriak. "Ingat jangan buka pintu untuk sembarangan orang, musim penculik anak-anak berkeliaran!" "Aku bukan anak-anak, Bang!" Bang Nugie memang nyebelin gak mau ngakuin kalau adiknya sudah gede.
9.631.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 689 kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Suami Dibuang Sayang

Suami Dibuang Sayang

Mana mungkin dia muncul jika tidak ada hal yang sangat mengganggunya. Saat ini kita hanya bisa memperhatikan siapa orang yang sial. “Tak ada gunanya berpikir terlalu jauh. Lakukan secara bertahap dan kirim undangan untuk Keluarga Han,” jawab Dito. Anggota Keluarga Wu tampaknya tidak berniat mengundang keluarga Han. Mereka tampak yakin Danny tak akan hadir di pesta ulang tahun Dito. Undangan pesta ulang tahun baru saja dikirim untuk Keluarga Han.
8.82.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85.5K kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Tampilkan Ulasan (474)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Rafa Khan
aslinya bagus ceritanya, tapi tambah kesini tambah gak jelas. banyak tokoh baru yang bermunculan, ceritanya jadi bias. yang paling lucu kamatian buah ginseng, marcus yang sudah mati malah dihidupkan lagi sam buah ginseng. cameron sebagai kepala keluarga Fu seperti tidak punya kekuatan apapun. ......
Baca Semua Ulasan
Ipar Pergi Saat Kami Tak Punya Uang Lagi

Ipar Pergi Saat Kami Tak Punya Uang Lagi

pintaku ketika kami berkumpul di kantor. Santi yang baru datang menoleh ke arahku dengan menunjukkan wajah keberatan dengan permintaanku ini. Entah kenapa, adiknya Mas Farhan yang satu ini kalau di tempat umum cenderung pendiam. Padahal, di produksi dia lumayan jago mengatur ini itu. “Iya, San. Undangannya ini untuk inspirasi para pengusaha muda. Kalau kamu ikut, ada model anak muda yang ternyata bisa diandalkan. Mbak kan sudah tua,” ucapku memberikan alasan supaya dia berkata iya.
1037.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 860 kali sebagai datang tak diundang pergi tanpa pamit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status